SURABAYAONLINE.CO -Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyebut, pemberian vaksin dosis ketiga atau booster bisa dimulai pada tahun 2022.

“Untuk vaksin booster kita berharap bahwa vaksin booster ini sudah dapat kita lakukan pada tahun 2022 sesuai dengan rekomendasi dari ITAGI,” kata Nadia dalam keterangan pers perkembangan PPKM, dikutip Kamis (11/11).

Nadia mengatakan, sesuai rekomendasi dari ITAGI, saat ini Indonesia masih perlu memprioritaskan pemenuhan cakupan vaksinasi dosis lengkap pada populasi yang menjadi sasaran target.

Karena itu, vaksin booster baru dapat diberikan minimal setelah 50 persen sasaran populasi tervaksinasi lengkap.

“Booster atau pemberian vaksinasi dosis ketiga dapat dilakukan minimal setelah 50 persen sasaran tervaksinasi ini sudah lengkap mendapatkan dosis pertama dan dosis kedua. Yang artinya minimal kekebalan kelompok sudah dapat terpenuhi,” jelas Nadia.

Nantinya, pelaksanaan vaksin booster ini akan dimulai dengan prioritasisasi di mana tahap pertama diberikan untuk tenaga kesehatan yang sudah mulai berjalan dan selanjutnya diberikan untuk kelompok lansia.

Menurutnya, pemberian vaksin booster ini dapat dilakukan dengan menggunakan platform homologus ataupun heterologus.

“Artinya dengan menggunakan vaksin yang sama ataupun vaksin yang berbeda,” kata Nadia. (Windi)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version