SURABAYAONLINE.CO – Limbah anorganik adalah sampah yang bukan berasal dari tumbuhan dan hewan, sehingga tidak mudah membusuk. Dengan kata lain, limbah jenis ini tidak dapat terurai secara alami. Butuh waktu ratusan bahkan ribuan tahun agar limbah organik dapat terurai secara alami.

Berbeda dari limbah organik, sebagian besar jenis limbah anorganik tidak bisa diurai secara alami. Jika ada, limbah jenis ini membutuhkan waktu yang jauh lebih lama agar dapat terurai dibandingkan dengan limbah organik.

Jika dibiarkan menumpuk, limbah anorganik bukan hanya mencemari lingkungan saja, tetapi juga dapat memicu berbagai penyakit. Beberapa penyakit yang ditimbulkan, seperti diare dan kolera. Limbah jenis ini bukan hanya mengontaminasi tanah saja, tetapi juga air.

Limbah anorganik biasanya didapatkan dari sisa pengolahan industri, seperti limbah pabrik atau sisa bahan pembangunan rumah.

Dilansir dari Peace Corps, berikut ini beberapa jenis limbah anorganik:

  • Botol kaca
  • Botol plastik
  • Bungkus makanan ringan
  • Kantong plastik
  • Kaleng
  • Kertas
  • Jenis kain tertentu
  • Keramik
  • Logam
  • Detergen

Jika Kamu  memiliki sejumlah limbah anorganik seperti yang telah disebutkan, sebaiknya olah dengan cara yang tepat. Lebih baik jika bahan-bahan tersebut dapat digunakan kembali, agar tidak tercipta limbah anorganik.

Dilansir dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, diperlukan langkah pemanfaatan yang tepat untuk menghindari dampak negatif limbah anorganik. Salah satu langkah yang tepat dilakukan adalah mendaur ulang sampah menjadi barang yang dapat digunakan kembali.

Ini beberapa jenis sampah yang dapat didaur ulang dan dipakai kembali:

  1. Sampah Kertas
    Langkah pertama, Kamu bisa mengumpulkan buku-buku bekas yang tidak terpakai. Dari buku-buku bekas akan tercipta kertas daur ulang, tas, topeng, atau patung.
  2. Sampah Kaleng

Cara pemanfaatan sampah kaleng biasanya dijadikan sebagai pot bunga atau wadah penyimpanan barang.

  1. Sampah Botol Kaca

Sampah botol kaca biasanya akan diolah kembali menjadi botol baru. Cara yang dipakai adalah memolesnya hingga tampak seperti botol baru.

  1. Sampah Plastik

Sampah plastik saat ini sudah banyak diolah menjadi berbagai kerajinan, seperti tas belanja, dompet, atau tempat tisu.

  1. Sampah Kain

Sampah kain menjadi salah satu jenis limbah anorganik yang sering diabaikan. Setiap orang kemungkinan memilikinya, karena hobi menumpuk pakaian tidak terpakai di lemari.

Untuk memanfaatkannya, Kamu bisa menjadikannya kain pel, lap kompor atau dapur, dan menyumbangkannya kepada yang membutuhkan. Jika ingin menyumbangkannya, pastikan baju masih layak pakai dan tidak robek.

Jika memutuskan untuk mendaur ulang agar lebih bermanfaat

(Windi)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version