Peluang Bisnis yang Dapat Dikerjakan di Rumah Selama PPKM

SURABAYAONLINE.CO – Kegiatan pembatasan ini tentunya menjadi polemik bagi beberapa sektor, terutama pada sektor UMKM. Bagi Anda yang merasa tidak menemui jalan keluar pada masa PPKM ini, dapat mencari peluang usaha yang ada disekitar dan tanpa khawatir tentang modal yang besar.

Jika melihat dari kebijakan pemerintah yang saat ini benar-benar membatasi aktivitas fisik kita untuk bertemu satu sama lain, tentunya menjalankan bisnis secara online saat ini menjadi solusi yang sangat tepat dan patut untuk dicoba. Apalagi bagi Anda yang terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK.

Berikut ini ada beberapa macam bisnis online yang bisa dijalankan di rumah selama PPKM

  1. Jualan Online Produk Kesehatan

Ide bisnis online yang pertama adalah dengan memulai untuk berbisnis produk kesehatan. Tentunya pada masa seperti saat ini orang-orang lebih peka terhadap isu-isu kesehatan yang ada. Oleh karena itu Anda dapat melihat kesempatan ini dengan cara mulai berjualan produk kesehatan seperti masker, madu, hand sanitizer, hand gel dll.

  1. Jasa Titip

Jasa titip bisa dijadikan bisnis online. Ini merupakan peluang bisnis yang menawarkan membeli produk bagi mereka yang tidak bisa membelinya secara langsung, baik dari dalam maupun luar negeri. Jasa titip ini menjadi alternatif bagi mereka yang ingin belanja namun tidak ingin bertemu langsung demi mengurangi risiko terpapar Covid-19.

  1. Jasa Pembuatan Konten

Bisnis online di rumah selama PPKM Level 4 dan 3 diperpanjang yang berikutnya adalah jasa pembuatan konten. Karena saat ini kegiatan kita banyak dilakukan secara daring, tentunya setiap bidang yang bergerak pada ranah tersebut membutuhkan konten media sosial untuk berbagai macam keperluannya. Jasa buat konten dapat anda pilih baik untuk promosi atau iklan, edukasi maupun konten hiburan semata. Di sini jasa anda sangat dibutuhkan sebagai content creator, video editor ataupun content writer.

  1. Pekerja Lepas

Belakangan ini pekerja lepas atau yang umumnya kita kenal dengan istilah freelancer ramai diperbincangkan, bagi anda yang memiliki skill editing, coding dan writer mungkin masa pandemi in menjadi bulan baik bagi anda. Pasalnya jasa anda sangat dibutuhkan di luar sana, terlebih saat ini semua jenis kegiatan lebih banyak dilakukan via internet.

  1. Jasa Translate atau Translator

Kurang lebih penerapannya sama dengan ide bisnis freelance di atas, yang mebedakan hanyalah konteksnya. Jangan sia-siakan kelebihan anda dalam bidang lignuistik, anda dapat mengkonversikan skill anda sebagai translator menjadi uang.

  1. YouTuber

YouTube merupakan salah satu social media dalam bentuk video. Dengan membuat video kemudian menguploadnya di YouTube, Anda dapat memperoleh penghasilan. Bahkan penghasilan dari YouTube tidak bisa dibilang sedikit sehingga tidak heran kini banyak bermunculan YouTuber, mulai dari bayi hingga orang tua.

Modal yang perlu Anda siapkan hanyalah laptop, kamera atau handphone dan jaringan internet. Tidak lupa siapkan juga ide yang kreatif untuk membuat kontennya. Caranya, pertama Anda harus membuat akun. Untuk mendaftarnya juga gratis. Kedua, buatlah konten video yang akan di upload. Ingat, buatlah konten yang baik dan menarik. Kemudian upload video tersebut melalui akun yang telah Anda buat. Hal yang Anda perlukan:

  1. Percaya diri.
  2. Kreatif.
  3. Punya kemampuan mengedit.

Setelah video dibuat, Anda harus mendaftarkan akun Anda untuk dimonetisasi. Monetisasi adalah video yang Anda buat nanti dapat disertakan iklan sehingga saat orang mengklik atau menonton iklan pada video Anda, Anda akan mendapatkan uang. Semakin banyak orang menonton maka semakin banyak pula pendapatan yang akan Anda dapatkan.

  1. Reseller dan Dropshipper

Reseller dan dropshipper adalah model bisnis online yang menjual produk orang lain dengan keuntungan dari margin. Bisnis ini tidak membutuhkan modal besar, bahkan bisa tanpa modal sekalipun. Reseller dan dropshipper pada prinsipnya sama, yakni menjual produk orang lain.

Perbedaannya terletak pada sistem stok barang. Reseller harus mengeluarkan modal sendiri untuk membeli produk lalu dijual kembali. Artinya, seseorang yang ingin menjadi reseller harus menyetok barang terlebih dahulu. Sementara dropshipper tanpa harus menyimpan stok terlebih dahulu. Ia hanya menawarkan produk dengan menunjukkan gambar. Sedangkan transaksi dan pengirimannya diurus oleh si pemilik barang.

  1. Guru Online

Penguasaan terhadap satu bidang ilmu pengetahuan bisa menjadi jalan untuk mendapatkan penghasilan sampingan atau bahkan utama. Ada banyak topik pembelajaran yang bisa diulas jika Anda memilih profesi guru online.

Misalnya, matematika atau ekstrakurikuler musik. Bahkan Anda dapat membuka bimbingan belajar online yang akan mempersiapkan para murid untuk menghadapi tes CPNS, atau masa pembelajaran baru bagi murid SD, SMP, maupun SMA. Berapa pun biaya kursusnya, akan tetap ada murid dan orang tua murid yang tertarik. Apalagi dalam kondisi PPKM seperti ini

(Nug)