SURABAYAONLINE.CO –Sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian dan dukungannya terhadap kemajuan program Keluarga Berencana (KB) dan kesejahteraan keluarga di Jatim, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendapatkan Tanda Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) Tahun 2021 dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) RI.
Penghargaan berupa piagam dan lencana sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kepala BKKBN RI Nomor 71/KEP/G2/2021 tertanggal 25 Juni 2021, diberikan dan disematkan langsung oleh Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung BKKBN RI Jakarta Timur, Senin (6/9). Dimana kegiatan ini juga disiarkan langsung secara streaming melalui kanal Youtube BKKBN RI.
Diterimanya penghargaan oleh Gubernur Khofifah tersebut karena dinilai atas prestasinya yang menonjol, dan berkomitmen serta kepemimpinanya dalam menggerakkan program pembangunan keluarga, kependudukan dan KB di Jatim. Termasuk juga ikut mewujudkan keluarga berkualitas dan penduduk tumbuh seimbang.
Dalam kesempatan tersebut hadir pula Kepala BKBBN RI Hasto Wardoyo, Sekertaris Utama BKKBN RI Tavip Agus Rayanto, Inspektur Utama BKKBN RI Ari Dwikora, Deputi Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN RI Eni Gustina, dan Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN RI Rizal Damanik.
Selain itu saat menerima penghargaan, Gubernur Jatim turut didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Prov Jatim Sjaichul Ghulam, Kepala Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur Aries Agung Paewai, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Alwi serta Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat Sekda Provinsi Jatim Hudiyono.
Penghargaan MKK sendiri merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Pemerintah Pusat melalui BKKBN RI kepada sosok yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi terhadap program pengendalian penduduk, Keluarga Berencana (KB) dan Pembangunan Keluarga.
Usai menerima penghargaan, Gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut menyampaikan bahwa penghargaan tersebut dipersembahkan untuk masyarakat Jawa Timur. Diraihnya penghargaan ini, menurut Khofifah, tak lepas dari peran serta masyarakat dan dukungan Forkopimda Jatim dalam melaksanakan berbagai kegiatan organisasi profesi dan gerakan organisasi wanita, seperti PKK, Bhayangkari, Persit, Jalasenastri, Muslimat NU, Aisyiyah dan lain sebagainya.
“Alhamdulillah, berbagai langkah upaya konkret dan progresif telah kita lakukan terutama dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kualitas keluarga di Jawa Timur. Hal ini juga terbukti dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur pada tahun 2020 terus mengalami kemajuan,” ujar Khofifah.


