SIG Latih Menjahit Puluhan Ibu Rumah Tangga untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Sebanyak 14 orang ibu rumah tangga warga Kelurahan Gending Kecamatan Kebomas mendapat pelatihan menjahit pakaian wanita dan anak dari Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Mandiri.

Selain masa pelatihan Senin (14/6) hingga Jumat (18/6), SIG juga memberikan 14 mesin jahit tipe 23 pola jahitan kepada peserta.

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan kegiatan pelatihan ini merupakan wujud kepedulian SIG, terhadap masyarakat sekitar sebagai upaya meningkatkan ekonomi keluarga.

Sebab ibu rumah tangga memiliki peran sentral, selain mengurus keluarga, juga diharapkan memiliki keterampilan yang dapat membantu perekonomian keluarga, terlebih saat situasi pandemi seperti ini.

“SIG berharap, dari pelatihan ini dapat meningkatkan ketrampilan peserta sehingga dapat membuka akses kemandirian ekonomi. Kami uga berharap keterampilan yang diperoleh, dapat diajarkan kepada ibu-ibu lain,” kata Edy Saraya.

Tri Handayani, trainer kursus menjahit Busana Ayu Gresik, mengatakan materi yang diajarkan antara lain membuat pola dasar, mengukur dan teknik menjahit serta praktek menjahit gamis dan gaun.

“Gamis dan gaun, kini menjadi trend fashion sehingga permintaan pasar cukup besar. Kami berharap melalui program ini, peserta dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga sambil tetap mengurus keluarga,” ujar Tri Handayani.

Kepala Kelurahan Gending, Siti Farida mengaku, hingga saat ini belum ada kelompok penjahit di kelurahannya. Ia berharap pelatihan ini dimanfaatkan maksimal sehingga dapat menjadi modal ketrampilan membuka usaha.

“Saat ini banyak anak-anak membutuhkan baju seragam, ongkos jahitnya lumayan mahal, ini menjadi peluang usaha bagi ibu-ibu sehingga nantinya dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” ungkap Siti Farida.(san)