Didakwa Korupsi, Camat Duduksampeyan Gresik Mulai Disidang

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Sidang perdana kasus dugaan korupsi penyimpangan pengelolaan keuangan di Kecamatan Duduksampeyan Gresik, dengan terdakwa tunggal Suropadi, mantan camat setempat, mulai digelar Kamis (6/5).

Sidang yang digelar di Pengadilan
Tipikor Surabaya Jl Juanda Sidoarjo, dipimpin Ketua Majelis Dr. Johanis H. SH. MH. Sedangkan terdakwa Suropadi didampingi penasehat hukum dari Kantor Hukum Fajar Trilaksana, yaitu Andi Fajar Yulianto SH.MH.CTL, Yanto SH, Muhlison SH. dan Rudi Suprayitno SH.

Jaksa Penuntut umum Indah Rahmawati SH dan Faris SH.dalam dakwaannya menyebutkan, Suropadi didakwa dengan dakwaan Primer melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b UU RI No. 31 Tahun 1999 jo. UU no. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi.

Selain itu, Suropadi juga didakwa Subsider, dengan pasal 3 jo. pasal 18 Ayat (1) huruf b UU RI No. 31 Tahun 1999 jo. UU no. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi.

Sidang dilanjutkan pada 18 Mei 2021, dengan agenda penyampaian keberatan atau Eksepsi, oleh penasehat hukum.

Penasehat hukum Andi Fajar Yulianto SH.MH.CTL, mengatakan sebelum sidang ditutup, pihaknya telah mengajukan permohonan pengalihan penahanan.

Menurut Fajar, kliennya ingin menjalani penahanan kota karena tidak mungkin melarikan diri mengingat keluarganya jelas.

Kalau kliennya dituduh menghilangkan barang bukti, apa yang mau dihilangkan. Apabila dikawatirkan mengulangi perbuatan, Fajar memastikan tidak mungkin karena selama proses kliennya sudah tidak lagi menjabat dan memiliki kewenangan apapun,

“Semoga hakim mempertimbangkan secara obyektif dan komprehensif, untuk mengabulkan permohonan kami,” ujar Fajar. (san)