Kuasa Hukum Korban Pembunuhan Anak 4 Tahun Soroti Pasal Yang Digunakan Polres Sumenep

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep– Kuasa hukum keluarga dari Selfi Nor Indasari anak berusia 4 tahun Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep,korban pembunuhan menyoroti, pasal yang disangkakan terhadap tersangka berinisial SL

Pada sebelumnya, Kepolisian Resort (Polres) dalam konfrensi pers gelar perkara penetapan tersangka SL warga Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten pada Kamis 29 April 2021 sekira pukul 09.00 waktu setempat. Menjerat SL dengan Pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 17 tahun 2016 atas perubahan UU RI no 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara

Menurut Syafrawi SH selaku kuasa hukum, penggunaan pasal tersebut, kurang memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban. Karena berdasarkan hasil penyidikan sementara yang disampaikan pihak Kepolisian, terungkap motif tersangka tega mengahabisi nyawa korban

“Karena berdasar pengakuan tersangka ada motif dendam, karena ibu korban dianggap pernah berselingkuh dengan suaminya,” bebernya. Kamis 29/04/2021

Atas dasar fakta hukum itu, kuasa hukum berpendapat terpenuhinya unsur pembunuhan berencana atau unsur delik didalam pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama dua puluh tahun

“Berarti kan sudah ada rencana sebelumnya bukan semata-mata motifnya utk menguasai perhiasan emasnya,” jelasanya

Lebih lanjut, kuasa hukum keluarga korban meminta Kepolisian, untuk menjadikan fakta itu sebagai dasar pertimbangan didalam menerapkan pasal, “Karena itu polisi harus juga melihat hal tersebut, dalam menerapkan pasal yang akan disangkakan pada pelaku,” timpalnya. Thofu