SURABAYAONLIBE.CO  Malang (Jatim) – Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri agar memberikan instruksi agar kader-kadernya turun langsung di tanggap bencana pada daerah-daerah yang tertimpa bencana hal ini langsung direspon oleh seluruh kadernya di seluruh Indonesia termasuk dari DPD PDIP Perjuangan Jatim dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang.

Minggu (18/04/2021) rombongan PDI Perjuangan Jatim yang dipimpin langsung oleh ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi didampingi sekretaris DPD Sri Untari Bisowarno melakukan giat bakti sosial yang kedua kalinya dengan sasaran wilayah terdapak gempa di kabupaten Malang juga Lumajang.

Dalam pernyataannya sekretaris DPD Jatim Sri Untari Bisowarno mengatakan “Jika semuanya solid bergerak dan bergotong royong saya optimis kondisi akan segera pulih” ujarnya

Satu hari sebelum kegatan hari minggu tersebut (17/04/2021) rombongan kader partai berlambang banteng moncong putih itu juga telah turun langsung ke lokasi terdampak bencana di daerah kecamatan Tirtoyudo khususnya didesa Jogomulyan dan desa Sumber Tangkil yang bersamaan dengan giat forkompimda Pemprov Jatim sengan kegiatan seremoni peletakan batu pertama pembangunan rumah korban gempa dengan membawa bantuan berupa 7000 kg beras serta puluhan kardus mie instan yang di bagikan langsung kepada korban gempa.

Selain pengurus partai aksi sosial ini diikuti pula oleh ratusan kader PDIP yang tergabung dalam Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) yang tersebar di beberapa titik “Kali ini kami sengaja datang dengan membawa pasukan lebih banyak yang ada di Baguna karena nawaitu kami bukan sekedar selfi-selfi melainkan turun langsung membantu”kata sekretaris DPC PDIPerjuangan kabupaten malang Darmadi.S.Sos

Giat ini sengaja dilakukan selain mempercepat proses pemulihan warga korban bencana gempa Magnitudo 6’1 juga sekaligus memupuk empati para kader dan pengurus partainya.

Sementara ketua DPC PDIP kabupaten Malang yang juga wakil Bupati Malang Drs.Didik Gatot Subroto tampak ikut aktif dalam kegiatan tersebut bahkan dia ikut mengangkat beras dari truk ke mobil-mobil pendistribusian tidak cukup disitu Didik bahkan ikut keliling menyalurkannya langsung bersama-sama Bupati Malang, Sanusi.

Salah satu warga yang bernama Mugiyat ,52 tahun mengatakan bahwa
“Biasanya kalo ada baksos mereka hanya menyerahkan bantuan foto lalu pulang, sekarang tidak mereka ikut membersihkan puing-puing bangunan”ujar warga Jogomulyan tersebut yang merupakan salah satu korban yang rumahnya rata dengan tanah “Rumah-rumah harus segera di pulihkan kondisinya khususnya yang terdampak paling parah agar warga bisa beraktifitas normal apalagi sekarang bulan ramadhan dan sebentar lagi hari raya

Pembangunan kembali rumah-rumah korban gempa memang harus segera dilakukan bahkan penyebaran bantuan harus tepat sasaran”ugkap bupati Malang Sanusi

dari data yang masuk tercatat sejumlah rumah rusak di kecamatan itu sebanyak 2.023 unit sedangkan data BPBD Kabupaten Malang menyebutkan total rumah yang rusak mencapai 6.619 unit sebanyak 2.306 rumah rusak ringan,1.922 rumah rusak sedang dan 1.491 rusak berat.
(Hermin/Red)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version