SURABAYAONLINE.CO, Sumenep- Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Kabupaten Sumenep, menggelar aksi demonstrasi di halaman kampusnya. Mereka menuntuk pihak manajemen kampus untuk melakukan transprasi terhadap penggunaan anggaran Praktek Pengenalan Lapangan (PPL II)
“Akan tetapi ada beberapa hal yang mengganjal dalam pelaksanna PPL II, kami meminta akan trasparansi dana tersebut,” Ujar Kordinator aksi Moh Busri. Senin 15/03/2021
Moh Busri kemudian menyebutkan salah satu keganjalan yaitu, tidak adanya fasilitas berupa buku panduan. Akibatnya banyak peserta PPL II saat melakukan pengajaran baik yang ditempatkan di Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menangah Atas (SMA) kebingubguan dalam melakukan kegiatan belajar mengajar.
Padahal kata dia, untuk mengikuti pelaksanaan PPL II setiap mahasiswa dibebankan pembiayaan sebesar Rp 500.000, jika dikalkulasi keseluruhan berdasarkan jumlah peserta PPL II pihak STKIP PGRI menerima dana sebesar Rp 42.500.000, Namun mahasiswa mengaku tidak mengetahui penggunaan biaya tersebut.
“Secara ideal hal itu harusnya dari kampus karena biaya Rp 500.000,” jelanya
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti pengarahan terhadap peserta oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dirasakan mahasiswa bahwa pembelakan sebagai modal dasar pemberangkatan mahasiswa tidaklah maksimal
“Pembelakan sebagai modal dasar pemberangkatan mahasiswa tidak terkonsep dengan baik,” tegasnya
Aksi demonstrasi belangsung selama kurang lebih dua jam dan berlangsung damai. Setelah menyampaikan aspirasi serta membacakan tuntutan mahasiswa langsung membubarkan diri. Thofu


