Warga Desa Sumurgeneng Tuban Tajir Mendadak 177 Unit Mobil Mereka Beli Bersamaan

Surabayaonline.co | Tuban – Ini baru fenomena orang kaya mendadak di sebuah desa di Tuban, Jatim. Ga main-main ratusan warga di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban memang mendadak kaya dan membeli mobil secara bersamaan pula.

Dalam sebuah video yang viral di Medsos terlihat truk mengangkut mobil yang sebagian besar merek Toyota Innova, berbaris di jalan desa.

Ratusan warga di Desa Sumurgeneng ini mayoritas warga desa berprofesi sebagai petani. Kepala Desa Sumurgeneng Gihanto membenarkan video itu terjadi di desanya.

Para petani di Tuban ini mendadak viral di setelah membeli 17 unit mobil secara bersamaan pada hari Minggu (14/2/2021).

Hingga Selasa (16/2/2021), tercatat sudah ada 176 mobil yang dibeli oleh para petani ini.

Warga Desa Sumurgeneng ramai-ramai membeli mobil baru setelah menjual lahan mereka kepada PT Pertamina.

Kades Gihanto menjelaskan, terdapat 840 kepala keluarga (KK) di desa tersebut. Sementara, 225 KK di antaranya menjual lahannya kepada PT Pertamina.

Lahan itu hendak dipakai PT Pertamina untuk pembangkungan kilang minyak. “Benar terkait warga ramai-ramai beli mobil baru, kabarnya kemarin datang lagi dari Gresik atau Surabaya,” kata Gihanto dikutip dari Surya.co.id, Selasa (16/2/2021).

Kejadian di Tuban ini pertama kali viral melalui postingan di TikTok. Akun @rizkii.02 mengunggah deretan truk yang mengangkut mobil di jalanan desa Sumurgeneng.

“Satu desa borong mobil, mantap..!!” tulis akun tersebut, dikutip dari TikTok, Selasa (16/2/2021).

Video viral ratusan warga di Desa Sumurgeneng membeli mobil viral di media sosial. Video ini telah disukai sekitar 80 ribu pengguna TikTok.

Tak sedikit netizen memberikan respons di kolom komentar. Beberapa di antaranya mengaku kagum dengan warga desa yang memborong mobil. Namun, sebagian justru merasa tak kaget jika warga desa ini bisa membeli mobil.

“Sebenarnya org2 desa itu kaya kaya, gak kelihatan aja kalo mereka punya banyak tanah,” tulis akun @ri***.

“Di desa 70% org mampu beli mobil, tapi pada males punya mobil nth knpa lebih bangus punya tanah, ternak katanya,” ujar @vri***.

“Mau beli mobil, tapi uangnya baru cukup buat beli mobil-mobilan bukan mobil beneran,” kata akun @din***.