surabayaoline.co– Suasana Peringatan Hari Pahlawan di Gedung Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Surabaya, kali ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, karena pada tahun ini ada kendala wabah Covid.

“Pertama kali memperingati Hari Pahlawan 10 November tanpa kehadiran panjenengan semuanya, juga tidak ada acara 9 malam ” kata Risma, Senin pagi (16/11/20), di Gedung.LVRI Jl.Mastrip no 45 Surabaya

Seperti diketahui bahwa dalam protokol kesehatan ada pembatasan, jumlah yang hadir, termasuk pengaturan jarak.

Risma membagikan bingkisan kepada perwakilan LVRI

“Kami khawatir kalau panjenengan nanti tertular” imbuh Risma.

Protokol kesehatanlah yang menyebabkan kegiatan para Veteran mengajar di Sekolah Kebangsaan tidak terlaksana pada tahun ini.

“Namun saya tetap nyuwun bantuan (para Veteran -red) agar anak anak kita mengerti bagaimana perjuangan” kata Risma

Risma juga berharap bahwa sekolah kebangsaan yang dirintisnya, kedepannya tetap berjalan, agar anak- anak mengerti era perjuangan itu begitu sulitnya dan beratnya, seperti kesulitan makan yang tidak pernah dia rasakan saat ini.

Pada sambutannya Risma juga menyampaikan bahwa telah mengenal LVRI jauh sebelum menjadi Walikota Surabaya, yaitu pada tahun 2005.

“Saya saat itu masih di  Bapeda” kata Risma.

Risma juga menceritakan bagaimana dirinya mendapatkan Gedung LVRI.  yang saat ini ditempati, yaitu di Jl. Mastrip No.45 Surabaya.

“Syaratnya pokoknya harus dilewati bemo, pokoknya harus dipinggir jalan, saya muter-muter mencarinya” kata Risma

Saat sesi tanya jawab, salah satu veteran yang biasa disapa dengan Abah Enang meyampaikan kekhawatirannya, sebab sampai saat ini Gedung Veteran yang di Jl. Mastrip no 45 statusnya adalah milik Pemkot Surabaya, mendengar masalah itu Risma menyampaikan tidak usah khawatir.

“Kalau Gedung ini dipermasalahkan saya nanti yang pertama maju” kata Risma disambut tepuk tangan hadirin.

LVRI memberikan kenangan kepada Risma

Lebih lanjut Risma mengatakan bila  Gedung LVRI ini masih milik Pemkot Surabaya, adalah sebuah keuntungan, karena biaya operasional seperti listrik dan air termasuk perbaikan gedung masih bisa di anggarkan oleh Pemkot Surabaya

Pada kesempatan itu ada beberapa anggota Veteran yang mengucapkan terimakasih kepada Risma, ada yang diwujudkan berupa lukisan kenangan, ada pula yang diwujudkan berupa nyanyian perjuangan. Sedangkan Risma menyampaikan bingkisan simbolis kepada perwakilan LVRI (*Adsut)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version