SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Sejak Pemkab Gresik mencabut pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBBl dan menggantinya dengan penerapan new normal, tingkat hunian (okupansi) Hotel Aston Inn Gresik justru meningkat hingga 25 persen.

Paminta Nugraha, General Manager Asron Inn Gresik mengakui, selama diberlakukannya PSBB Aston Inn Gresik mengalami penurunan signifikan untuk penggunaan ruang meeting dan ballroom hingga 82 persen.

“Tingkat okupansi keseluruhan juga mengalami penurunan paling rendah sejak soft opening pada Januari lalu,” ujar Paminta Nugraha.

Meski begitu, kata Paminta, musibah ini menjadi landasan untuk menciptakan inovasi agar tamu tetap merasa aman ketika mengunjungi hotel.

Langkah yang dilakukan pihaknya, selain mensterilkan kamar dan berbagai titik yang rentan tersentuh tangan, juga memberikan kemudahan contactless activity.

“Seperti check-in online, key card drop box untuk pengembalian kunci kamar, hingga scan barcode untuk password wifi dan menu restaurant. Seluruh karyawan menggunakan masker, sarung tangan, serta face shield untuk alasan keamanan,” ujar Paminta Nugraha.

Sejalan dengan visi ke depan, Aston Inn Gresik tetap menerapkan protokol kesehatan terutama dalam pelaksanaan promo makan sepuasnya (all you can eat).

Terdapat dua promo makan sepuasnya, yakni Makan Siang Sepuasnya yang dibandrol dengan harga Rp 70,000 nett untuk weekday dan Rp 80,000 neet per-orang saat weekend.

Selain itu, terdapat Angkringan Sepuasnya Mbah Blangkon yang hadir setiap Jumat dan Sabtu mulai pukul 17.00 WIB seharga Rp.55,000 nett per orang. (san)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version