Catatan Seorang En (Edisi Kelima)

SURABAYAONLINE.CO-Saya disuruh menghubungi orang-orang dengan minta no rek karena nanti ditransfer. Saya juga mengusulkan dana admin dikembalikan syukur beberapa kali lipat sebagai permintaan maaf.

Mengembalikan disetujui tapi besarnya tidak ada komentar. Namun setelah beberapa bln tdk ada dana sedikitpun. Yg dijanjikan oleh vendor juga ada. Disini saya mulai berpikir..kenapa perjanjian yang sdh disepakati mau ada dana DP 450 jt gak terealisasi. Perjanjian itu mengapa dibuat di atas meterai juga kalau akhirnya zonk. Apa sebenarnya motif semua ini. Info itu saya share ke teman karena memang valid ( kelihatannya).

Dan temen-temen semua berharap . Ternyata nihil. Saya tanyakan kenapa kok gak jadi. Jawabannya masih ada kesalahan..masih ibunya sakit dls.
Muncul lagi akan dana trilyulan lagi dengan membayar ( apa saya kurang tahu istilahnya ) sebesar Rp 350 jt.

Wach…fantastis banget uang trilyunan akan msk rek AS atau suaminya. Saya yg sll jd bumper AS semua temen konfirmasi ke saya. Jadi disini saya seakan-akan jadi terdakwa .

Akhirnya selama kurang lebih 4 th saya baru sadar bahwa semua ini tdk akan terjadi dan saya harus bersikap. Untuk minta pertanggungjawaban AS untuk mengembalikan uang yang sudah masuk.

Dari masalah yang saya hadapi Alloh masih sayang sama saya. Thn 2015 saya dan ibu mendaftarkan haji. Krn ibu sdh usia 85 th maka saya mendaftar juga sebagai pendamping. Syarat nunggu 3 tahun. Maka th 2019 saya mengajukan untuk pemberangkatan lansia. Alloh berkehendak lain
Saya dan ibu tdk ada panggilan dari Depag. Seandainya brgkt uang darimana? Uang tabungan unt haji 35 jtan. Unt pra haji..brgkt ke mekah dan hidup disana samp pulang dan paska haji. AS tak bilangi ada dana bu tp ini untuk aku ibu dan bude berangakt haji. Pas saat itu pak Agung telp. Kata p agung ga ap2 nanti kita ganti.

Inilah yg saya bilang Alloh sayang sama saya dengan tidak diberangkatkan th 2019.

Dengan keberanian dan disupport oleh anak-anak dan orang yang perduli dan sayang sama saya akhirnya saya akan mengajukan gugatan. Saya serahkan sepenuhnya pada PH saya.(*)