SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Berupaya menggapai Proper Emas di tahun 2022, manajemen PT Petrokimia Gresik (PG), anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), mengandeng Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) Fisipol UGM dalam seminar “Dokumen Ringkasan Kinerja Pengelolaan Lingkungan (DRKPL) Menuju Proper Emas” di Gedung Seroja PG.

Pemateri, Dr. Hempri Suyatna, Direktur Social Development Studies Center (SODEC), menyampaikan untuk mendapatkan Proper Emas maka implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan harus melakukan berbagai inovasi.

Idealnya adalah, gagasan yang otentik dan mempunyai keunikan. Dari sisi sasaran jangkauan, inovasi harus berdampak luas dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

“Inovasi-inovasi itu harus dikaitkan dengan pemberdayaan kelompok-kelompok di masyarakat. Berkaitan dengan sustainable development goals, hemat saya ini yang menjadi poin-poin penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Hempri menjelaskan ketika sebuah perusahaan mendapatkann Proper Emas, maka akan berdampak pada corporate branding. Hal ini menjadi benefit bagi perusahaan, karena berkaitan dengan pemerintah, utamanya dengan masyarakat.

“Dalam Creating Share Value (CSV), program CSR juga harus mendorong nilai lebih bagi kepentingan perusahaan. Tapi intinya program-program (marketing) tersebut harus berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat.,” tegasnya.

Pembicara lain Danang Arif Darmawan, akademisi UGM yang fokus pada Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, menjelaskan perusahaan juga harus memiliki komitmen terhadap lingkungan. Dan dasar komitmen global itu salah satunya adalah pembangunan yang berkelanjutan.

“Perusahaan tidak semata-mata hanya mencari keuntungan saja, tapi juga harus memiliki kesadaran dalam konteks menyelesaikan persoalan lingkungan, limbah, juga dalam konteks hubungan yang baik dengan masyarakat,” pesannya. (san)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version