SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Sebanyak 40 pejabat eselon IV Pemerintah Kabupaten Demak Jawa Tenga, yang juga peserta Pendidikan dan Latihan Pimpinan Nasional (Diklatpim) IV angkatan XVIII tahun 2019, melakukan kunjungan Orientasi Lapangan (OL) ke Pemkab Gresik, Senin (2/9).

Ketua rombongan Hadi Waluyo mengatakan, pihaknya membawa para peserta diklatpim IV ini untuk melakukan pembelajaran di Pemkab Gresik. Karena Gresik lebih unggul dibandingkan Kabupaten Demak, terbukti Sakip Demak hanya memperoleh nilai 61 atau B.

“Tujuan kami agar mereka ini nanti bisa mendapat banyak tambahan ilmu tentang inovasi, target kami 2 bulan setelai selesai diklatpim mereka sudah dapat mengeterapkan hasil yang didapat dari Gresik,” kata Plt. Asisten III Hadi Waluyo saat diterima Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim di Ruang Graita Eka Praja.

Selama di Gresik, rombingan tamu diajak mengunjungi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dan RS Ibnu Sina.

Wabup Qosim menjelaskan banyak hal terkait perolehan nilai 80,12 atau A pada sakip 2018. Keberhasilan ini berkat kerja keras semua pihak, dan adanya komitmen bersama dalam peningkatan akuntabilitas kinerja pada semua OPD.

“Awalnya tahun 2016 Pemkab Gresik mendapatkan nilai C, kemudian naik menjadi BB pada 2017 dan tahun 2018 baru meraih A. Tiap tahun Pemkab Gresik terus membenahi sistem akuntabilitas pemerintahan”, katanya.

Saat acara pemberian cendera mata, Pemerintah Kabupaten Demak memberikan Jambu air Delima Kepada Wakil Bupati Dr. Mohammad Qosim.

 “Jambu air delima ini sebagai pengganti cendera mata kami. Jambu ini kami bawa khusus dari Demak“ kata Hadi Waluyo. (san)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version