SURABAYQONLINE.CO, GRESIK – Ribuan warga Gresik memadati ruas Jl Jaksa Agung Suprapto, tepatnya di depan Gedung WEP ( Wahana Ekspresi Poesponegoro ) , untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka Hari Bhayangkara – 73, yang diadakan Polres Gresik, Minggu (16/6).

Kegiatan yang bertema “Dengan Semangat Promoter Pengabdian Polri Untuk Masyarakat, Bangsa dan Negara”, jalan sehat tersebut dilepas secara bersama sama oleh Dandim 0817 Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos dan Bupati DR. IR. H. Sambari Halim Radianto, ST, M.Si, Kapolres AKBP Wahyu S Bintoro, SH, SIK, MSi bersama Forpimda.

Swlain jalan sehat, acara yang dimeriahkan dengan hiburan musik dan beragam hadiah itu, juga diisi dengan Deklarasi Tolak Kerusuhan, dipimpin Kapolres bersama Forkopimda.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, mengatakan tujuan acara ini selain memperingati HUT Bhayangkara ke-73 th juga dalam rangka menjalin keakraban, kebersamaan, persaudaraan dan memupuk tali persatuan dan kesatuan bangsa Pasca Pemilu Serentak 2019 serta mengawal PHPU sidang Mahkamah konstitusi tanpa Kerusuhan.

Tentunya pada saat Pemilu 2019, masyarakat terpolarisasi pendukung 01 dan 02. Oleh karena itu Polres Gresik bersama Forkopimda Gresik bersinergi dengan masyarakat menggelorakan kembali 03 yaitu Persatuan Indonesia.

“Mari bersama – sama kita jaga kondusifitas kab Gresik, melalui kegiatan jalan santai ini kita harapkan terjalin kembali kebersamaan, keakraban, tapi persahabatan dan persaudaraan diantara sesama, pemilu sudah selesai lupakan 01 dan 02 tapi mari kembali ke 03 yaitu Persatuan Indonesia,” ujar AKBP Wahyu.

Kapolres juga menyampaikan beberapa kasus yang terjadi Pasca Pemilu tanggal 17 April 2019, dimana tanggal 21- 22 Mei telah terjadi aksi kerusuhan di Jakarta yang memakan sejumlah korban meninggal dunia dan berimbas didaerah lain seperti Pontianak Kalbar, Jatim khususnya adanya pembakaran Polsek Tambelangan di Sampang Madura yang saat ini sudah ditangani oleh Polda Jatim dengan menangkap sejumlah pelaku.

“Demi kelancaran proses sidang mari kita mengawal sidang PHPU di MK dengan menolak segala bentuk aksi kerusuhan, maka dari itu kami Forkopimda bersama masyarakat Kabupaten Gresik mendeklarasikan tolak kerusuhan, Jatim bersatu Menuju Indonesia Damai, #Jogojawatimur, #JogoGresik. Insya Allah dengan Deklarasi kita bersama Kabupaten Gresik Aman, Jatim Aman, dan sidang PHPU MK aman tanpa adanya aksi kerusuhan”, tandas Kapolres Gresik.

Sementara itu, Bupati Sambari Halim Radianto serta Wabup HM .Qosim menyatakan sebagai kepala daerah pihaknya akan terus bersinergi dengan Polri, TNI serta jajaran terkait dalam menjaga kondusifitas wilayah kab Gresik.

“Pemilu serentak 2019 dan pasca Pemilu 17 April lalu di Gresik tetap kondusif dan aman. Gresik sebagai kota Wali dan kota santri dari dulu aman dan mari kita semua mendoakan agar Presiden yang terpilih adalah pilihan rakyat Indonesia, Semoga dapat membawa bangsa ini lebih maju dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia,” imbuh Sambari. (san)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version