Pemkot Surabaya Tambah Bangun Taman Agar Warganya Hirup Udara Sehat

SURABAYAONLINE.CO- Pemerintah Kota Surabaya terus mengalokasikan sebagian anggaran APBD untuk menambah jumlah taman kota. Sampai tahun 2019, setidaknya sudah ada 453 taman yang jika ditotal luasannya mencapai 140,69 hektar.

Eri Cahyadi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya mengatakan, penambahan taman ini bukan sekadar untuk mrmpercantik kota tapi juga sebagai filter pembaruan kualitas udara.

“Agar masyarakat bisa menikmati udara yang lebih sehat di Surabaya,” ujarnya, Minggu (13/5/2019).

Eri mengatakan, di anggaran tahun ini, ada lima taman berukuran besar yang tengah dibangun, yakni di kawasan Balasklumprik, Gunung Anyar, Keputih, Wiyung, dan Wonokromo.

Selain lima taman besar, DKRTH juga tengah menata taman di sepanjang bantaran Kali Jagir. Penataan tersebut salah satunya pembuatan jalan dan jogging track.

“Taman yang di depannya Hotel Novotel itu juga sedang kami tata. Insyaallah sebelum 31 Mei sudah selesai semuanya,” katanya seperti dikutip suarasurabaya.net.

Eri mengatakan, untuk mengganti hutan kota yang hilang, DKRTH juga proses membangun dua taman di sisi selatan dan utara Underpass Bundaran Satelit. Selain itu, pembangunan jogging track juga telah diperbanyak, di antaranya di Taman Cahaya, Taman Keputih, Taman, dan Keputran.

Sekadar diketahui, dari 453 taman di Surabaya terdapat taman pasif sebanyak 311 dan taman aktif 142. Berikut ini rinciannya:

Taman yang hanya bersifat mempercantik pemandangan. Untuk dilihat saja. Fasilitas biasanya berupa air mancur, patung, dan sculpture.

Surabaya Pusat 67 taman.
Surabaya Utara 53 taman.
Surabaya Selatan 55 taman.
Surabaya Timur 94 taman.
Surabaya Barat 42 taman.

Taman Aktif:

Taman yang dapat dimanfaatkan untuk berinteraksi dan dilengkapi fasilitas penunjang berupa kursi taman, jogging track, dan play ground.

Surabaya Pusat 17 taman.
Surabaya Utara 20 taman.
Surabaya Selatan 25 taman.
Surabaya Timur 48 taman.
Surabaya Barat 32 taman