SURABAYAONLINE.CO, GRESIM – Sektor pendidikan rupanya mendapat porsi lumayan besar, dari serangakaian program CSR Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, selama tahun 2020.
“Bantuan bina lingkungan terbesar adalah bantuan pendidikan. Tahun ini dialokasikan sebesar Rp 3,5 miliar dengan realisasi sebesar Rp1,5 miliar atau 41 persen,” ujar Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi.
Dalam program CSR tahun 2020, kata Rahmad, Petrokimia Gresik juga menganggarkan dana untuk bina lingkungan sebesar Rp10 miliar. Hingga Juni, anggaran bina lingkungan telah direalisasikan sebesar Rp 2,6 miliar atau sekitar 21 persen.
Bantuan ini disalurkan untuk bantuan korban bencana alam, pendidikan, peningkatan kesehatan, pengembangan sarana dan prasarana umum, sarana ibadah, pelestarian alam, dan program pengentasan kemiskinan.
Rahmad berharap, bantuan ini mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat, sesuai dengan komitmen Petrokimia Gresik untuk maju bersama masyarakat.
“Sejalan dengan kemajuan perusahaan, kami ingin menebarkan lebih banyak lagi manfaat untuk masyarakat,” ujar Rahmad. (san)


