SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Tiga dari empat satpam Apartemen Gunawangsa MERR ditangkap Polsek Rungkut karena menjadi kompolotan pelaku curanmor. Penangkapan kepada tiga satpam tersebut bermula dari kecurigaan anggota Polsek Rungkut. Pasalnya, telah terjadi 5 kali pemcurian motor di parkiran Apartemen Gunawangsa MERR Rungkut, di Jalan Kedungbaruk 96, Kecamatan Rungkut, Surabaya.
Pelaku curanmor antara lain Selamet Muthfori (34) warga Karang Mangu RT02 RW01 Desa Karang Mojo, Kecamatan Plandaan, Jombang. Kemudian, Julianto Bagus Pratama (25), warga Perum Griya Candi Asri, Desa Gelam, Kecamatan Sumorame, Sidoarjo, dan Gustiari Faisal Afda’u (33), warga Ngemplak RT 19 RW 05, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Sedangkan satu sekuriti bernama Bagus yang juga sebagai ketua regu keamanan di apartemen tersebut masih buron.
Selain pelaku pencurian, Polsek Rungkut juga menangkap empat penadah motor hasil curian. Mereka antara lain bernama Ermine Dilo (34) warga Kediri, kemudian Mansyur Hidayat (44) warga Gedangan, Sidoarjo, Holifin (58) dan Khotibul Umam (43), keduanya warga Sedati, Sidoarjo.
Korban pencurian motor yang kelima kalinya di Apartemen Gunawangsa MERR adalah Taufik Wida Basuki (47), warga Kebonagung RT 09 RW 03, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Pencurian bermula korban mendatangi teman yang berada di apartemen tersebut.
Motor milik korban honda nopol W 5738 NFN, warna biru putih diparkir di halaman apartemen, Jumat (28/12) pukul 21.00 WIB. Pada keesokan harinya, Sabtu (29/12), korban pulang dan menuju parkiran motor. Tapi ternyata motor yang diparkir telah raib. Mengetahui motornya hilang, korban melaporkan ke Polsek Rungkut.
Kapolsek Rungkut AKP Agus Santoso mengatakan, korban telah melakukan langkah pengamanan terhadap motor yang diparkir. “Mulai kunci stang dan menutup kunci motor. Mengetahui motornya raib sehingga korban lapor ke Polsek Rungkut,” ujar Agus Santoso.
Dari laporan korban, Polsek Rungkut melakukan pemeriksaan CCTV di lokasi. “Hasil pemeriksaan CCTV ditemukan bahwa terlihat salah satu sekuriti berbaju bebas sedang melintas di sekitar parkiran motor korban. Tidak lama sekuriti itu telah mengendarai motor korban. Dari bukti CCTV itu kami lakukan pengembangan dengan memeriksa pelaku yang terlibat,” tambah kapolsek Rungkut.
Hasil pemeriksaan Polsek Rungkut mendapatkan pengakuan bahwa 3 sekurit terlibat dalam aksi pencurian. “Tiga sekuriti ini mengaku bahwa mereka mengambil motor atas suruhan Bagus selaku kepala regu yang kini masih buron. Dari hasil pencurian lantas dijual ke penadah motor mulai harga Rp 2 juta hingga ke penadah keempat seharga Rp 3,4 juta,” tambah Agus Santuso.
Sedangkan dari perkembangan aksi pencurian yang dilakukan oleh para security, pihak Polsek Rungkut berhasil menjaring para penadah atau penjual motor curian.(*)


