Surabayaonline.co, – SAMPANG – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Sampang sukses menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi pengurus OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) periode 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 2–4 Oktober 2026, ini mengusung tema “Membentuk Pemimpin Muda yang Berkarakter, Berintegritas, dan Berjiwa Inovatif”.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, LDKS kali ini tampil lebih variatif. Sebanyak 31 peserta—terdiri dari 11 siswa dan 20 siswi, tidak hanya menerima materi kepemimpinan dasar, tetapi juga dibekali Pelatihan Jurnalistik untuk mengasah kemampuan literasi, berpikir kritis, serta menggali potensi kepenulisan para calon pengurus.
Kepala SMAN 2 Sampang, Dimas Bayu Perdana Putra, M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, pembina, dan peserta atas terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya, LDKS merupakan kawah candradimuka untuk menempa karakter, kedisiplinan, dan ketahanan mental siswa.
“Melalui pembekalan dan simulasi kepemimpinan, kami ingin memastikan generasi muda SMAN 2 Sampang siap menjadi pribadi yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing. Nilai-nilai ini tidak boleh berhenti di arena pelatihan saja, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dimas.
Ia menambahkan bahwa esensi kepemimpinan sejati terletak pada keteladanan, empati, serta keberanian memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Untuk sesi jurnalistik, SMAN 2 Sampang menghadirkan dua pemateri dari insan pers daerah, yaitu Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sampang sekaligus Ketua Media Center Sampang (MCS), Fathor Rahman, S.Sos., serta Sekretaris MCS, Yevi Dridaryanto.
Fathor Rahman, yang akrab disapa Mamang mengawali sesi dengan membagikan pengalaman suka duka menjalani profesi jurnalis demi memotivasi para peserta.
“Menjadi wartawan yang baik harus menjunjung tinggi profesionalisme, berwawasan luas, serta memegang teguh etika. Siswa perlu memahami Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) wartawan dan Kode Etik Jurnalistik agar mampu menyaring serta menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif,” tegas Mamang.
Sementara itu, Yevi Dridaryanto memaparkan peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta kriteria sosok pemimpin ideal. Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya membutuhkan ilmu yang cukup, tetapi juga integritas, kejujuran, ketegasan, kebijaksanaan, serta rasa tanggung jawab penuh atas amanah yang diemban.
Guna menguji pemahaman teori, seluruh peserta LDKS langsung diterjunkan dalam praktik penulisan berita usai sesi pemaparan materi.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan literasi sekolah, Fathor Rahman menyerahkan cenderamata berupa 5 unit buku materi jurnalistik yang diterima langsung oleh Kepala SMAN 2 Sampang.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama serta yel-yel penuh semangat dari puluhan siswa-siswi saat mengiringi kepulangan para pemateri, “Unggul Dalam Prestasi, Santun Dalam Berbudi”.(Man/F-R)


