SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Pemkot Surabaya membuka Mini Job Fair bertajuk Surabaya Siap Kerjo di Lantai Basement Surabaya Urban Creative HUB (SUCH), eks Hi-Tech Mall, Rabu (16/9). Bursa kerja tersebut menawarkan 450 lowongan dari 14 perusahaan untuk 76 jenis jabatan dan telah menarik sekitar 1.600 pelamar melalui aplikasi ASSiK.

Selain membuka kesempatan kerja di dalam negeri, kegiatan ini juga mempertemukan pencari kerja dengan informasi penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur. Terdapat sekitar 1.700 peluang kerja luar negeri yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Kota Surabaya Achmad Zaini mengatakan, bursa kerja menjadi kesempatan bagi warga untuk mendapatkan pekerjaan sekaligus meningkatkan keterampilan sebelum memasuki dunia kerja.

“Ini merupakan kesempatan yang berharga bagi kita semua. Ada 450 peluang kerja yang tersedia, serta 1.700 peluang bagi pekerja luar negeri. Mari kita manfaatkan seluruh peluang ini bagi rekan-rekan yang ada di Kota Surabaya,” kata Zaini.

Menurut dia, Pemkot Surabaya juga terus mendorong peningkatan keterampilan pencari kerja agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha. Bagi warga yang masih membutuhkan penguatan kompetensi, pemerintah menyediakan akses pelatihan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya.

Zaini juga mengajak perusahaan di Surabaya untuk terus membuka kesempatan kerja bagi warga. Pemkot Surabaya, kata dia, berkomitmen menciptakan iklim yang mendukung keberlangsungan kegiatan usaha dan produktivitas perusahaan.

Sementara itu, Kepala Disperinaker Kota Surabaya Agus Hebby Djuniantoro mengatakan, kegiatan tersebut dikemas dalam format mini job fair dengan menghadirkan peluang kerja dari 14 perusahaan. Untuk penempatan di dalam negeri, terdapat sekitar 450 lowongan yang tersedia untuk 76 jenis jabatan dan dapat dimanfaatkan para pencari kerja.

Hebby menuturkan, Pemkot Surabaya memberikan perhatian khusus kepada warga dari keluarga miskin dan pramiskin. Sebelum mengikuti bursa kerja, mereka telah mendapatkan pembekalan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi proses rekrutmen.

Berdasarkan data Disperinaker, terdapat sekitar 2.400 warga dari keluarga miskin dan pramiskin yang membutuhkan pekerjaan. Pemkot Surabaya menargetkan kelompok tersebut dapat terserap ke dunia kerja.

“Sasaran utama kami adalah sekitar 2.400 warga tersebut. Kalau bisa, semuanya bekerja. Tidak hanya sebagian. Caranya melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan BP3MI bagi mereka yang ingin bekerja ke luar negeri,” ujarnya.

Selain lowongan dalam negeri, Hebby mengatakan peluang kerja ke luar negeri juga menjadi salah satu pilihan yang dapat dimanfaatkan warga Surabaya. BP3MI Jawa Timur membuka sekitar 1.700 peluang penempatan bagi calon PMI dalam berbagai jenis pekerjaan.(*)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version