SURABAYAONLINE.CO, Sidoarjo – Prakongres IV Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur digelar di Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) BPBD Jawa Timur, Minggu (30/8). Puluhan peserta mengikuti acara ini yang dibuka oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto.
Dalam sambutannya, Kalaksa Gatot Soebroto mengungkapkan bahwa sebuah organisasi jika tidak ada regenerasi, maka tidak akan berkembang dan maju. Oleh karena itu, Kongres IV SRPB Jawa Timur yang akan digelar pada tanggal 12-13 September 2026 mendatang, bisa menghasilkan keputusan-keputusan penting untuk memajukan SRPB Jawa Timur.
“Saya yakin relawan Jatim akan terus tumbuh karena terus ada unsur kerelawanan dari para relawan yang luar biasa, yang hadir di tengah-tengah masyarakat. Kami terus berkolaborasi dan melakukan kerja sama dengan para relawan. Salah satunya dalam pembuatan peraturan daerah (perda) relawan. Kami juga sedang melakukan pembahasan pergub dengan relawan,” jelas Gatot Soebroto di hadapan para peserta Prakongres IV SRPB Jawa Timur.
Sebelumnya, Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jawa Timur Dadang Iqwandy memberikan gambaran mengenai kemarau berkepanjangan yang terjadi selama ini. Menurutnya, tahun ini masuk musim kemarau plus anomali El Nino. “Jadi, menurut BMKG, kemarau kali ini terparah sepanjang 30 tahun terakhir. Itulah yang menyebabkan teman-teman dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebutnya dengan El Nino Godzilla,” katanya.
Hal ini, lanjut Dadang, juga dialami Jawa Timur. Hampir semua penduduk Jawa Timur berjumlah 42 juta mengalami kerentanan kekeringan. Oleh karena itu, Jawa Timur sudah menetapkan siaga darurat.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kongres IV SRPB Jawa Timur Dwi Rossantiana mengungkapkan bahwa kongres mendatang merupakan bagian regenerasi dan konsolidasi serta pertanggungjawaban pengurus. “Terima kasih atas dukungan semua pihak dalam terselenggaranya kegiatan ini. Kongres juga merupakan ruang untuk menyatukan langkah bersama,” katanya.
Kongres IV SRPB Jawa Timur bertema Penguatan Organisasi Relawan Penanggulangan Bencana yang Adaptif, Profesional, dan Berkelanjutan. Acara ini akan diadakan di Gedung Pertemuan Widya Kartika, Surabaya, 12-13 September 2026.
Kegiatan ini didukung BPBD Jatim, Siap Siaga, Wismilak, MBA Mojokerto, Nurul Hayat, Rumah Zakat, Rojas, MDMC Jatim, Sparta Corner, Yayasan Ikhlas Abadi Indonesia, LMI, MBC, Accessina, RRI, Aqua, Kominfo Jatim, Poltekkes Kerta Cendekia Sidoarjo.(*)


