Surabayaonline.co, – SAMPANG – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang menggelar acara puncak Gebyar PAUD bertajuk “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang pada Jumat (31/7/2026) pagi.

Gebyar PAUD juga menjadi sarana strategis dalam meningkatkan kompetensi guru, menumbuhkan kesadaran pola hidup sehat, serta menjadi pijakan awal pembinaan bakat anak yang berjenjang hingga ke tingkat nasional.

Kemeriahan Gebyar PAUD 2026 diwarnai oleh beragam ajang perlombaan edukatif yang melibat partisipasi aktif anak-anak, para pendidik, hingga jajaran orang tua. Enam cabang lomba utama yang digelar meliputi Bermain Bebas Bersama Ayah (menguatkan ikatan emosional anak dan orang tua), Apresiasi Karya & Baca Puisi (khusus pendidik PAUD), dan Menata Bekal Sehat Anak Usia Dini, serta Bermain Sambil Bernyanyi, Senam Anak Indonesia Hebat hingga Lomba Fashion Show Anak

Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Sampang, Silviana Slamet Junaidi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan prakarsa Dinas Pendidikan Sampang dalam menyelenggarakan kegiatan akbar ini.

Menurut Silviana, Gebyar PAUD memberikan dampak positif yang sangat signifikan, baik bagi perkembangan karakter anak maupun penguatan ikatan keluarga dan lembaga pendidikan.

Dampak bagi anak antaranya melatih keberanian dan percaya diri di depan umum, menyalurkan minat dan bakat seni, membangun mental sosial yang aktif dan ceria, serta menanamkan jiwa kompetitif yang sehat sejak dini.

Sementara Dampak bagi orang tua & Pendidik yaitu mempererat silaturahmi antarkeluarga murid dan guru, meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pola asuh anak di rumah, serta menjadi ruang berbagi pengalaman (sharing space) antar-pengajar PAUD.

Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Sampang, Silviana Slamet Junaidi mengatakan, dampak positif Gebyar PAUD memberikan dampak positif yang sangat signifikan, baik bagi perkembangan karakter anak maupun penguatan ikatan keluarga dan lembaga pendidikan.

Sementara itu, Sekretaris sekaligus Plh. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Raden Roro Dewi Trisna, S.P., S.d., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki landasan hukum yang kuat, yakni UUD 1945 Pasal 28B Ayat 2, UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Keppres RI No. 44 Tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional, UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM, serta Program Kerja IGTKI-PGRI dan Himpaudi Kabupaten Sampang.

Ia menegaskan, Gebyar PAUD dirancang untuk mendorong tumbuh kembang anak usia dini secara optimal melalui pendekatan yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan.

Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Sampang, Silviana Slamet Junaidi, didampingi Sekretaris sekaligus Plh. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Raden Roro Dewi Trisna, S.P., S.d., M.Pd., Meninjau Salah satu lomba, yaitu Menata Bekal Sehat Anak Usia Dini di halaman Pendopo Trunojoyo Sampang.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin mengasah potensi, kreativitas, kemandirian, serta rasa percaya diri anak sejak dini. Selain itu, ini menjadi wadah kolaborasi untuk mempererat kemitraan antara satuan PAUD, guru, orang tua, serta organisasi profesi seperti IGTKI, PGRI, dan Himpaudi,” ujar Dewi Trisna.

Tak hanya menitik beratkan pada tumbuh kembang anak, Gebyar PAUD juga menjadi sarana strategis dalam meningkatkan kompetensi guru, menumbuhkan kesadaran pola hidup sehat, serta menjadi pijakan awal pembinaan bakat anak yang berjenjang hingga ke tingkat nasional. (Advertorial/F-R)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version