SURABAYAONLINE.CO – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia (Persero), bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) menyalurkan 600 paket sembako kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jaminan Ketahanan Pangan (HAJATAN) di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada 400 warga di sekitar perusahaan, termasuk nelayan, serta 200 pengemudi ojek online (ojol). Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.
Program HAJATAN ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Petrokimia Gresik yang mengusung tema “Growing the Future”, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengapresiasi sinergi antara Kemenko Pangan dan Petrokimia Gresik dalam menyelenggarakan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan BUMN harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Ini kegiatan HAJATAN Petrokimia Gresik yang memperhatikan secara sungguh-sungguh terhadap masyarakat sekitar. Ada ojek online dan masyarakat sekitar perusahaan. Pak Daconi dan kawan-kawan akan selalu memperhatikan masyarakat,” ujar Zulhas.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa perusahaan ingin memastikan setiap momentum penting tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, Petrokimia Gresik tidak hanya berperan menjaga ketersediaan pupuk sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional, tetapi juga terus menghadirkan program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Melalui program HAJATAN ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat kepedulian kepada warga sekitar, nelayan, dan para pengemudi ojek online yang menjadi bagian dari roda perekonomian,” kata Daconi.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Ke depan, Petrokimia Gresik akan terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Salah seorang penerima manfaat, Asnah, warga Sukorame, Kabupaten Gresik, mengaku bantuan sembako tersebut sangat membantu, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan keluarga pada awal tahun ajaran baru.
“Dengan adanya bantuan ini, pengeluaran keluarga kami sangat terbantu. Semoga Petrokimia Gresik dan Kemenko Pangan semakin maju sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat semakin besar,” ujarnya.
Hal senada disampaikan pengemudi ojek online asal Bungah, Kabupaten Gresik, Muhammad Ilham Soleh. Ia mengatakan bantuan tersebut dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga sehingga pendapatan yang diperoleh bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain.
“Biasanya pendapatan kami habis untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Sekarang sembako sudah ada, jadi penghasilan bisa lebih utuh dibawa pulang. Semoga program seperti ini semakin sering dilaksanakan,” katanya.
Dengan penyaluran 600 paket sembako ini, Petrokimia Gresik bersama Kemenko Pangan memperkuat sinergi dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


