SURABAYAONLINE.CO – PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui Program ESG 2026 di Bumianyar, Kabupaten Bangkalan, Madura. Program tersebut menyasar sektor pendidikan, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat pesisir sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan yang digelar di SDN 1 Bumianyar dan kawasan Pantai Lobuk pada Kamis (25/6/2026) itu menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Corporate Secretary ELPI, Wawan Heri Purnomo, mengatakan Program ESG 2026 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat maupun lingkungan.
Di bidang pendidikan, ELPI memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak usia dini. Para siswa dikenalkan pada perbedaan sampah organik dan anorganik serta diajak mempraktikkan pemilahan sampah melalui permainan edukatif.
Selain itu, perusahaan juga memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya gempa bumi dan kondisi darurat lainnya yang berpotensi terjadi di wilayah pesisir. ELPI turut memperbaiki sejumlah sarana belajar guna meningkatkan kenyamanan proses pembelajaran di sekolah.
Sementara di kawasan Pantai Lobuk, ELPI menyalurkan bantuan berupa jaring nelayan untuk mendukung peningkatan hasil tangkapan ikan. Perusahaan juga memberikan perlengkapan kebersihan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna mendukung pengembangan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus menjaga kebersihan kawasan wisata.
“Melalui program ini, keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai lingkungan, tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat secara langsung. ELPI meyakini bahwa keberlanjutan dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama,” ujar Wawan, Rabu (1/7/2026).
Program tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Bangkalan, Dimas Ega Dwi Putra, menilai kontribusi ELPI telah membantu pengembangan kawasan Pantai Lobuk melalui bantuan fasilitas kebersihan, perbaikan sarana ibadah, serta penyediaan jaring bagi nelayan.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut sehingga kawasan Pantai Lobuk menjadi destinasi wisata yang lebih bersih, tertata, dan berkelanjutan sesuai prinsip ESG,” katanya.
Ketua Pengurus Pantai Lobuk, Hj. Nur, juga mengapresiasi dukungan ELPI yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Menurutnya, bantuan jaring akan meningkatkan produktivitas hasil tangkapan nelayan, sementara perbaikan fasilitas pantai diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.
Hal senada disampaikan Kepala SDN 1 Bumianyar, M. Supriatino, S.Pd. Ia menyebut Program ESG ELPI memberikan manfaat besar bagi sekolah karena tidak hanya menghadirkan bantuan sarana pendidikan, tetapi juga membekali siswa dengan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Wawan menegaskan ELPI akan terus menghadirkan berbagai program ESG yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama di wilayah pesisir.
“Kami yakin kolaborasi antara ELPI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun keberlanjutan. Melalui sinergi ini, kami berharap manfaat program dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” tutupnya.


