SURABAYAONLINE.CO – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, kembali menggelar Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) 2026. Ajang inovasi yang memasuki usia ke-40 tahun ini berhasil mencatat value creation sebesar Rp154 miliar dan direct financial benefit mencapai Rp68 miliar dari berbagai inovasi yang dikembangkan insan perusahaan.

Capaian tersebut menjadi bukti kuat kontribusi KIPG 2026 dalam mendorong efisiensi, produktivitas, dan peningkatan daya saing perusahaan sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis dan ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan keberlangsungan KIPG selama empat dekade menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun budaya inovasi yang berkelanjutan di seluruh lini organisasi.

“Budaya inovasi di Petrokimia Gresik terus tumbuh dan berkembang secara positif. Besarnya keterlibatan karyawan dalam inovasi menjadi cerminan bahwa semangat berpikir kreatif, melakukan perbaikan, dan berkontribusi telah menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan,” ujar Daconi saat membuka KIPG 2026 di Gresik, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, inovasi memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja perusahaan, terutama dalam menjalankan tugas penyaluran pupuk bersubsidi guna mendukung program swasembada pangan nasional.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 1.799 gugus inovasi ambil bagian dalam KIPG 2026 dengan mengusung tema Driving Efficiency, Creating Value. Berbagai inovasi yang dihasilkan tidak hanya menciptakan pembaruan proses bisnis, tetapi juga memberikan nilai tambah yang terukur bagi perusahaan.

Tingginya budaya inovasi di lingkungan Petrokimia Gresik tercermin dari meningkatnya partisipasi karyawan dalam program inovasi. Jika pada tahun 2024 tingkat keterlibatan karyawan mencapai 95 persen, maka pada 2025 meningkat menjadi 97 persen dan kembali naik menjadi 98 persen pada KIPG 2026.

Partisipasi tersebut tidak hanya berasal dari level pelaksana, tetapi juga melibatkan pejabat Band I dan Band II, menunjukkan kuatnya dukungan terhadap budaya inovasi dari seluruh jenjang organisasi.

Daconi menegaskan bahwa inovasi tidak hanya menghasilkan ide baru, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan.

“Kontribusi insan perusahaan membuktikan bahwa setiap gagasan dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan dampak signifikan bagi kinerja perusahaan dan mendukung pencapaian target bisnis secara berkelanjutan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen Petrokimia Gresik juga memberikan penghargaan kepada para inovator terbaik yang berhasil menghadirkan berbagai terobosan strategis untuk mendukung operasional perusahaan.

Daconi menilai perjalanan 40 tahun KIPG 2026 menjadi bukti bahwa kemajuan perusahaan lahir dari keberanian untuk berinovasi, melakukan perbaikan berkelanjutan, serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan masyarakat.

“Empat puluh tahun perjalanan KIPG membuktikan bahwa kemajuan perusahaan tidak pernah lahir dari kebetulan. Kemajuan selalu diawali oleh keberanian untuk berubah, kemauan untuk memperbaiki, dan komitmen untuk terus menciptakan nilai,” tegasnya.

Ke depan, Petrokimia Gresik akan terus memperkuat budaya inovasi yang terintegrasi dengan operational excellence guna menghadapi tantangan industri yang semakin dinamis. Dengan meningkatnya partisipasi karyawan dan kualitas inovasi yang dihasilkan, perusahaan optimistis mampu menghadirkan solusi inovatif yang memberikan manfaat jangka panjang sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan agroindustri terdepan di Indonesia.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version