SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Sinusitis menjadi salah satu penyakit telinga, hidung, dan tenggorok (THT) yang paling sering dialami masyarakat. Namun kerap tidak disadari atau dianggap sebagai keluhan ringan. Padahal, gejala seperti hidung tersumbat kronis, sakit kepala, nyeri wajah, hingga gangguan tidur bisa menjadi tanda adanya gangguan sinus yang memerlukan penanganan tepat.
Sejalan dengan upaya tersebut, Mayapada Hospital Surabaya (MHSB), unit rumah sakit di bawah naungan Mayapada Healthcare, berinovasi meningkatkan layanan penanganan sinusitis melalui Minimal Invasive & Endoscopic Sinus Center (Sinus Center). Layanan ini memiliki teknologi modern dan prosedur minimal invasif nasal endoskopi, dan didukung tim dokter spesialis THT yang berpengalaman, serta Sinus Symptom Checker Digital untuk deteksi gejala sinusitis secara mandiri.
Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando, BSc, M.D., FISQua mengatakan, sinusitis masih menjadi tantangan dalam dunia kesehatan, karena kerap dianggap sebagai penyakit ringan, sehingga banyak pasien terlambat mendapatkan penanganan.
“Melalui layanan Sinus Center yang semakin komprehensif, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih aware terhadap gejala awal serta pentingnya pencegahan dan deteksi dini, sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat sejak awal,” katanya, Kamis (16/4).
Menurut Bona Fernando, layanan ini dirancang secara terintegrasi untuk berbagai kalangan. Baik anak-anak, dewasa, maupun lansia, yang memungkinkan pasien menjalani skrining, diagnosis, hingga tindakan dalam satu pusat layanan yang komprehensif.
Dokter Bona kemudian menjelaskan lebih lanjut keunggulan Sinus Center. “Sinusitis Center mengutamakan keamanan (patient safety) dan kenyamanan pasien (patient experience) dalam setiap layanan yang diberikan,” ujarnya.
Penanganan dilakukan dengan dukungan teknologi modern, diagnosis akurat menggunakan CT Scan, serta prosedur minimal invasif berbasis nasal endoskopi yang aman, nyaman, dan minim risiko, sehingga pasien dapat merasa lebih tenang selama menjalani perawatan.
Tindakan juga dirancang lebih nyaman tanpa tampon, minim nyeri, dengan pemulihan cepat sehingga pasien dapat pulang di hari yang sama atau keesokan harinya, serta membantu pasien kembali bernapas dengan lebih lega dan nyaman.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan Sinus Center Mayapada Hospital Surabaya adalah Sinus Symptom Checker Digital, berupa kuesioner digital singkat yang memungkinkan peserta mengevaluasi kemungkinan gejala sinusitis secara mandiri. Kuesioner ini dapat diakses melalui https://patient.mayapadahospital.com/event/SinusChecker dan berisi tujuh pertanyaan sederhana mengenai gejala yang sering dialami.
Sementara itu, Dokter Spesialis THT Subspesialis Rinologi di Mayapada Hospital Surabaya, dr. Budi Sutikno, Sp.THT-KL(K) FICS menyampaikan, sinusitis berkembang secara perlahan dan tidak langsung disadari sebagai kondisi yang perlu penanganan medis. Sehingga banyak pasien baru mencari pertolongan ketika gejala sudah menetap dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Namun, dengan diagnosis yang tepat dan teknologi terkini, penanganan sinusitis kini dapat dilakukan lebih efektif. Di sini, penanganan sinusitis semakin efektif dengan nasal endoskopi yang membantu dokter memberikan diagnosis lebih akurat dan minimal invasif (minim sayatan), sehingga proses pemulihan pasien menjadi lebih optimal,” ungkap Budi Sutikno.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan awareness masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sinus, Mayapada Hospital Surabaya terus mendorong edukasi dan deteksi dini sinusitis melalui kampanye #NapasLega. Ada serangkaian kegiatan edukatif dan interaktif serta pengalaman pemeriksaan sinus secara langsung.(*)


