SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Pemkot Surabaya memastikan seluruh unit pelayanan publik langsung beroperasi secara maksimal pada hari pertama masuk kerja. Hal ini dilakukan untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan pasca-libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa meskipun terdapat kebijakan Work From Home (WFH) bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN) yang belum kembali ke kantor, standar pelayanan kepada masyarakat tidak boleh menurun. “Seluruh layanan untuk hari pertama masuk kantor ini sudah 100 persen. Pelayanan publik tidak boleh berhenti,” tegas Wali Kota Eri Cahyadi di Balai Kota, Rabu (25/3).
Wali Kota Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa sistem kerja fleksibel sebenarnya bukan hal baru di lingkungan Pemkot Surabaya. Pengalaman menjalankan tugas dari Balai RW maupun secara daring telah membentuk kesiapan mental dan infrastruktur yang kuat bagi para pegawai.
Oleh karena itu, instansi krusial seperti puskesmas, kantor kelurahan, kecamatan, hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dipastikan tetap melayani warga secara langsung.
Selain pelayanan secara langsung, Wali Kota Eri Cahyadi juga menekankan bahwa seluruh kanal pelayanan digital telah beroperasi penuh untuk memudahkan warga mengurus keperluan secara mandiri. “Pelayanan publik hari ini sudah operasional penuh, termasuk sistem online juga,” ungkap Eri.
Dengan dimulainya aktivitas perkantoran ini, Wali Kota Eri Cahyadi mengimbau kepada warga Kota Pahlawan untuk tidak ragu datang ke kantor-kantor layanan atau memanfaatkan aplikasi resmi Pemkot Surabaya jika memerlukan bantuan administratif maupun layanan kesehatan.
Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi juga telah menerapkan sistem piket perangkat daerah (PD) selama masa libur Hari Raya Idul Fitri berlangsung. Langkah ini adalah bentuk kesiapsiagaan Pemkot Surabaya.
Ia menjelaskan, para kepala perangkat daerah (PD) akan mendapatkan giliran piket untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dan keamanan kota terjaga. “Seperti biasa, di Pemkot Surabaya itu ada giliran piket sebelum dan setelah Lebaran. Ini kita jalankan agar pemerintahan tetap berjalan baik dan keamanan terjaga. Semua kepala PD akan terlibat dalam jadwal ini,” ujar Eri Cahyadi, Kamis (12/3).(*)


