SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Upaya menjadikan Surabaya sebagai kota olahraga terus dimatangkan. Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya bersama IMI Jawa Timur memastikan bahwa pembangunan lintasan Grasstrack dan rehab sirkuit motorcross di kawasan Gelora Bung Tomo (GBT) segera direalisasikan.
Fasilitas ini dipersiapkan sebagai venue resmi untuk cabang olahraga motor pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Tahun 2027, sekaligus menjadi pusat pembinaan atlet otomotif Surabaya.
Ketua IMI Kota Surabaya, Samsurin, menjelaskan bahwa sirkuit yang akan dibangun merupakan lintasan khusus balap motor tanah dengan rintangan khas seperti tanjakan, lumpur, tikungan tajam, hingga gundukan lompatan. Menurutnya, motocross bukan sekadar adu kecepatan, tetapi juga olahraga ekstrem yang menuntut kekuatan fisik, ketahanan, dan teknik tinggi dari para pembalap.
“Ini semua bagian dari persiapan jangka panjang Porprov 2027. IMI Jawa Timur bersama IMI Kota Surabaya sudah menyiapkan set plan, gambar perencanaan, gambar teknis, dan beberapa kali melakukan rapat koordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Surabaya, termasuk dengan Asisten Administrasi Pembangunan,” katanya.
Ia menegaskan, bahwa pembangunan lintasan ini akan menjadi tonggak penting bagi dunia otomotif Surabaya. Selain untuk kejuaraan resmi, sirkuit ini juga akan menjadi tempat latihan rutin atlet dan komunitas motorcross maupun grasstrack.
“Kami bersyukur dan masyarakat otomotif Surabaya tentu sama bersyukurnya. Untuk pertama kalinya Surabaya akan memiliki sirkuit lintasan grasstrack dan motorcross yang dibangun pemerintah kota. Ini akan menjadi ikon penting yang menyempurnakan kawasan Gelora Bung Tomo sebagai pusat sport center Surabaya,” tegasnya Selasa, (6/1/2026)
Selama ini, pembalap Surabaya harus berlatih di luar kota, seperti di Jetis Mojokerto. Kondisi tersebut dianggap tidak ideal dan berdampak pada prestasi atlet. Samsurin berharap, dengan adanya sirkuit baru, Surabaya bisa bangkit dan meraih prestasi maksimal.
“Kalau fasilitas latihan tidak ada di Surabaya, wajar kalau kemarin kita tidak dapat emas. Tapi dengan adanya fasilitas ini, target kami jelas: Surabaya harus juara umum di cabang motorcross, baik road race maupun grasstrack,” ujarnya.
Pembangunan sirkuit ini juga sejalan dengan komitmen Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang sebelumnya menegaskan pentingnya ketersediaan fasilitas latihan dan venue pertandingan untuk seluruh cabang olahraga.
Pemkot bahkan menargetkan seluruh cabor sudah memiliki tempat latihan yang memadai paling lambat pada 2026, guna mendukung pembinaan atlet menuju berbagai kejuaraan, termasuk Porprov.
Dengan dukungan penuh Pemkot Surabaya, IMI Jawa Timur, dan IMI Kota Surabaya, lintasan grasstrack dan motorcross di kawasan Gelora Bung Tomo diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai Kota Olahraga dengan infrastruktur lengkap serta pembinaan atlet yang berkelanjutan. (ega)


