SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Kapendam V Brawijaya Kolonel Inf Herbeth Andi Amino Sinaga menegaskan bahwa pembinaan media (bin media) merupakan bagian integral dari strategi pembinaan teritorial nonfisik TNI AD. Peran media dinilai sangat strategis dalam membangun ketahanan informasi nasional yang bermuara pada penguatan persatuan dan kesatuan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Kolonel Herbeth dalam sambutannya pada kegiatan Coffee Morning bersama insan pers yang digelar pada Senin (5/1) di Cafe Kirana, kawasan Lapangan Makodam V Brawijaya, Surabaya.
Menurutnya, media merupakan mitra strategis TNI dalam menyampaikan informasi yang benar, objektif, dan edukatif kepada masyarakat. Oleh karena itu, sinergi yang dilandasi komunikasi terbuka, profesionalisme, etika jurnalistik, serta nilai-nilai kebangsaan harus terus dijaga dan diperkuat.
“Media merupakan mitra strategis TNI dalam menyampaikan informasi yang benar dan edukatif kepada masyarakat. Sinergi dan komunikasi yang terbuka, profesional, serta berlandaskan etika jurnalistik dan nilai-nilai kebangsaan harus terus kita jaga dan perkuat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kolonel Herbeth menekankan bahwa tantangan informasi di era digital semakin kompleks. Maraknya disinformasi dan hoaks berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur. Untuk itu, diperlukan kerja sama yang solid antara TNI dan insan pers dalam menangkal berbagai informasi menyesatkan tersebut.
Melalui kegiatan Coffee Morning ini, Pendam V Brawijaya berharap dapat membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya peran media dalam mendukung tugas pokok TNI. Baik dalam aspek pertahanan negara maupun dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.
Sinergi yang kuat antara Kodam V Brawijaya dan insan pers diyakini mampu menjadi kekuatan strategis dalam menciptakan ruang informasi yang sehat, konstruktif, serta berpihak pada kepentingan bangsa dan negara.(*)


