SURABAYAONLINE.CO – Sedikitnya 50 Remaja Surabaya Utara (RSU) mendapatkan kesempatan emas mengikuti program Pelindo Creative Hub (PCH). Program ini menyasar anak putus sekolah, anak tidak sekolah, serta remaja tanpa kegiatan produktif yang berasal dari keluarga kurang mampu dan minim pengawasan.
Program Pelindo Creative Hub dilaksanakan secara simultan dengan dukungan penuh dari Corporate Social Responsibility (CSR) Pelindo. Tujuannya jelas, yaitu membekali para remaja dengan keterampilan praktis agar mampu mandiri secara ekonomi dan memiliki masa depan lebih baik.
Untuk mendukung pelatihan ini, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) digandeng sebagai mitra utama dalam penyampaian materi.
Salah satu materi unggulan yang diberikan adalah pelatihan bisnis kuliner, yang disampaikan oleh Juli Prastyorini, Kaprodi STIAMAK. Ia menekankan pentingnya kualitas produk dan strategi pemasaran dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
“Dengan belajar kuliner dasar, diharapkan peserta mampu mengetahui pentingnya kualitas produk dan strategi pemasaran agar usaha yang ditekuninya menjadi berkelanjutan (sustainable),” ujar Juli usai menyampaikan materi, Selasa (9/12/2025).
Tak hanya itu, program ini juga melibatkan mahasiswa STIAMAK yang merupakan lulusan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Universitas Ciputra. Kehadiran mereka menambah kualitas pendampingan dan membuat suasana pelatihan lebih interaktif serta aplikatif.
Melalui Pelindo Creative Hub, para remaja Surabaya Utara kini memiliki peluang baru untuk mengembangkan potensi dan keterampilan, khususnya di bidang kuliner dan kewirausahaan. Program ini menjadi bukti nyata komitmen Pelindo dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan nonformal yang tepat sasaran.


