Telantarkan Peralatan Jatim yang Tidak Ada Angkutan, Kontingen Lain Dilayani
SURABAYAONLINE.CO, Jakarta – Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII 2025 di Jakarta, belum terlaksana namun sudah menuai protes. Protes itu disampaikan oleh Kontingen Jawa Timur (Jatim) dari cabang olahraga (cabor) Sepeda.
Seperti diketahui, Kontingen Jatim cabor Sepeda tiba di Bandara Soekarno Hatta dengan seluruh atlet dan pelatih berikut peralatan seperti sepeda, masih terlantar di Bandara, tidak ada penjemputan.
Padahal, dari semua kontingen selain Jatim, dilayani dengan baik sampai tiba di penginapan atau hotel, lengkap dengan sepedanya. Beda dengan kontingen Jatim, masih terlantar di bandara.
Official POPNAS Jatim Cabor Sepeda, Krisyanto, menyatakan protes dengan panitia yang tidak adil jika dibandingkan dengan kontingen lain. “Saya protes dengan panitia, Jatim diterlantarkan katanya pihak panitia tidak ada penjemputan dan angkutan khusus barang-barang atau sepeda,” ujar Kris dengan nada kesal.
Menurutnya, setibanya di penginapan hotel pada pukul 22. 48 (Sabtu, 1 November) seluruh kontingen lain dijemput berikut sepeda sudah berada di tempat. “Ini diskrimasi tuan rumah bagi Jatim, saya lihat kontingen lain semua terangkut lengkap ke hotel,” imbuh Kris.
Bahkan, lanjut dia, ada dua pelatih dari Jatim yang masih menunggu sepeda di bandara. “Kami komunikasi dengan pihak teknik bahwa ada 20 box dan tidak ada grab atau truk yang berani masuk, semua pesanan dicansel driver,” ungkap Kris.
“Kami landing di bandara Soeta pukul 17.00 WIB, karena sampai pukul 23.45 tidak ada kepastian panitia yang menjemput mengangkut peralatan, akhirnya kami sewa jasa angkutan sendiri.”
Untuk itu, Kris meminta segera panpel menangani perihal tersebut agar tidak menjadi preseden buruk POPNAS di Jakarta sebagai tuan rumah.(ega)


