Menjelang final Euro 2024 pada Senin, 15 Juli 2024 melawan Inggris, pemain internasional Spanyol Marc Cucurella mengungkapkan beberapa kemiripan antara rekan setimnya di Chelsea Cole Palmer dan rekan senegaranya Lamine Yamal.

Setelah menikmati musim debut yang luar biasa bagi The Blues, Palmer dimasukkan dalam skuad Gareth Southgate untuk turnamen di Jerman, meski sejauh ini hanya bermain selama 126 menit, yang semuanya sebagai pemain pengganti.

Namun, ia memberikan kontribusi penting dalam kemenangan atas Belanda di semifinal, dengan memberikan assist untuk gol kemenangan dramatis Ollie Watkins.

Sementara pemain muda Barcelona Lamine Yamal adalah salah satu andalan Spanyol setelah menunjukkan performa luar biasa selama kompetisi La Liga 2023-2024.

Ditanya oleh The Athletic apakah ada satu pemain Inggris yang membuatnya kesulitan dalam bertahan, Cucurella menyebut rekan setimnya di klub, Cole Palmer karena memiliki beberapa kesamaan antara dia dan Yamal.

“Ia tidak banyak bermain di Euro 2024, tetapi Cole Palmer adalah orangnya. Otak sepak bolanya bekerja sangat cepat, ia selalu selangkah lebih maju dari yang lain. Pengambilan keputusannya hampir selalu sangat baik, dan kecerdasan semacam itu adalah hal yang paling sulit untuk dilawan, Anda tidak dapat memprediksi apa yang akan ia lakukan selanjutnya. Saya sangat menderita dalam latihan,” ungkap Cucurella.

“Ia sangat mengingatkan saya pada Lamine Yamal. Gaya bermainnya sama. Ia adalah orang yang tidak terlalu peduli dengan apa pun. Mereka tidak menganggap hidup atau diri mereka terlalu serius. Jika Anda bertemu Palmer di jalan, Anda tidak akan pernah tahu bahwa ia adalah seorang pemain bola. Namun, kemudian ia bermain dan…aduh.”

“Ia datang di saat yang sulit bagi Chelsea, saat tim sedang berjuang, dan ia memberi dampak sejak awal. Itu sangat membantunya untuk terus berkembang dan menjadi lebih percaya diri. Jika Anda berhasil menempatkan pemain seperti itu dalam situasi percaya diri, mereka akan membuat perbedaan. Saya sangat senang dan berharap ia terus seperti ini, tetapi bukan di final (Euro),”

“Dia adalah karakter yang spesial. Dia sangat serius. Ketika orang-orang melihatnya, dia tidak langsung disukai. Sulit dijelaskan, tetapi ketika rekan setim melihat saya, mereka langsung tahu bahwa saya siap untuk bercanda dan kami dapat terlibat dalam hal itu. Namun, dia selalu sangat serius.”

Cucurella mengaku sangat akrab dengan Palmer sejak pertama latihan bersama. Mereka kerap berada salam satu tim saat pertandingan mini (lima lawan lima) dalam latihan. Mereka pun tak pernah kalah.

Cucurella telah menikmati kebangkitan bersama Spanyol di Euro 2024 setelah sebelumnya dicerca karena penampilannya yang buruk di Stamford Bridge. Seperti sebelumnya, dia akan bermain sebagai bek kiri di final yang akan berlangsung di Olympiastadion, Berlin.

 

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version