SURABAYAONLINE.CO – Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mendapat kucuran dana sebesar Rp9,6 miliar dari program Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB).
Kepala Dinas Kesehatan dan KB Sumenep Agus Mulyono memaparkan, dana tersebut diperuntukan banyak program. Seperti paket data, sosialisasi, barang edukasi, rehab fisik, ponpes kampung KB dan stanting.
Dari masing-masing kebutuhan diatas jumlahnya berbeda. Untuk paket data Rp3,2 miliar, sosialisasi Rp1,3 miliar, barang edukasi/TAB Rp360 juta, rehab fisik empat paket Rp400 juta, ponpes kampung KB Rp1,3 miliar.
“Itu rincian dana BOKB yang akan kami laksanakan sebagaimana mestinya,” terangnya, Sabtu (1/10).
Ia menjelaskan, paket data dimaksud adalah sebagai bentuk support kepada TPK (Tim Pendamping KB) di desa yang sudah terdaftar dalam bentuk pulsa perorangan.
“Hitungannya Rp200 ribu perbulan. Artinya kami bantu pembiayaannya dan itu langsung dari pihak Fendor,” ujarnya
Untuk Ponpes kampung KB bertujuan agar seluruh elemen berpartisipasi dalam hal penanganan stanting di Sumenep.
“Ketika semuanya bergerak, stanting dapat ditangani dengan baik,” katanya
Jika stanting tidak ditangani kata dia, maka akan berpengaruh kepada indeks pembangunan manusia, angka kemiskinan dan pengangguran terbuka.
“Maka dari itu, kita akan maksimalkan penggunaan anggaran itu untuk penanganan stanting di Sumenep,” katanya. (Upek)


