SURABAYAONLINE.CO | Sumenep – Mall Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang diresmikan pada Senin (27/6) oleh Bupati Achmad Fauzi telah memiliki omset puluhan juta rupiah.
Mall UMKM tersebut berlokasi di depan Museum Keraton Jl. Dr Sutomo, Lingkungan Delama, Pajagalan, Kota Sumenep sebelah utara.
Mall UMKM merupakan cita-cita Bupati Sumenep Achmad Fauzi untuk mewadahi para pelaku usaha dalam mengenalkan produksinya ke tingkat Internasional.
Pengelola anggaran Mall UMKM Sumenep Ida Sofiyati menuturkan, omset yang diterimanya selama diresmikan sudah mencapai puluhan juta rupiah.
“Dalam seharinya mencapai Rp2-3 juta rupiah. Minimal Rp500 ribu jika situasi sepi,” paparnya, Jumat (8/7).
Ia memaparkan, omset puluhan juta itu didapat berdasarkan penjualan yang laris bahkan habis dalam waktu sekejap diborong pengunjung.
Adapun barang yang paling banyak diminati pengunjung yakni camilan khas Sumenep. Sementara untuk produk kerajinan masih dibawah rata-rata sesuai kesenangan pengunjung.
“Untuk pengunjung sendiri ada yang dari dalam dan luar Madura. Alhamdulillah ini sangat dirasakan kehadiran Mall UMKM,” katanya
Namun, kata Fifin sapaan akrabnya, fasilitas di Mall UMKM perlu adanya pembenahan. Misalnya barcode mesin kasir sebagai update jumlah pengunjung secara otomatis.
“Nantinya dengan mesin kasir itu pebih mudah mengetahui jumlah pengunjung setiap harinya. Dan saat ini masih menggunakan manual,” paparnya
Kemudian Closed Circuit Television (CCTV) sebagai pengawasan dan dorongan lain sebagai peningkatan mall UMKM. “Kamipun sangat membutuhkan bimbingan Bapak Bupati beserta Dinad terkait selaku pemangku kebijakan UMKM ini,” ucapnya
Dan pihaknya sebagai pengelola mengaku sangat antusias karena pelaku UMKM yang semula kebingungan tidak memiliki wadah penjualan, saat ini telah dimudahkan dengan adanya Mall UMKM. (Upek)


