SURABAYAONLINE.CO – Pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya telah selesai pembangunannya dan rencananya siap diresmikan pada bulan oktober 2022. Pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Surabaya mulai dikerjakan sejak 17 September 2021 dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur seluas 9.975 meter persegi.

AMN berlokasi tepat dibelakang Gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Jatim, Jalan Jemur Andayani Surabaya. Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Jawa Timur Kementerian PUPR, Muhammad Reva menjelaskan bangunan AMN Surabaya berupa hunian vertikal setinggi 5 lantai  terdiri dari 2 tower setinggi 5 lantai yang dilengkapi selasar penghubung di antara bangunan. Blok satu dihuni mahasiswa perempuan dan blok kedua asrama mahasiswa laki-laki.

“Asrama ini dibangun untuk menampung para mahasiswa yang berprestasi dari berbagai daerah diseluruh Indonesia yang sedang kuliah di Surabaya atau di Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, tapi khusus mahasiswa Papua sebanyak 60 persen,”ujarnya, di Surabaya, Senin (6/6).

Bangunan AMN Surabaya dilengkapi selasar penghubung di antara bangunan. Blok satu dihuni mahasiswa perempuan dan blok kedua asrama mahasiswa laki-laki. Secara keseluruhan AMN Surabaya dapat menampung 528 mahasiswa dengan fasilitas pendukung berupa kamar mandi dan toilet komunal, ruang ibadah bersama, klinik, kantor pengelola, ruang makan, dapur, ruang laundry, ruang sekuriti, dan lain-lain.

“Fasilitas yang dibangun di AMN Surabaya tidak hanya menyediakan hunian tetapi dilengkapi dengan fasilitas pengembangan kompetensi mahasiswa seperti perpustakaan/ruang baca, ruang belajar, ruang seni, laboratorium bahasa, lapangan olahraga, ruang pembinaan entrepreneurship, kebun, serta ruang komunal lainnya” katanya.

Total jumlah kamar sebanyak 196 termasuk 4 kamar bagi penyandang disabilitas serta 8 kamar untuk mentor. Direncanakan setelah proses konstruksi selesai, pengelolaan Asrama Mahasiswa Nusantara nantinya diserahkan kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) setempat yang mahasiswanya menjadi penghuni AMN.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version