SURABAYAONLINE.CO | Sumenep – Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (LDII) Budi Luhur yang berlokasi di Desa Paberasan, Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur diresmikan, Selasa (17/5).
Persemian ditandai dengan pelepasan balon dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi didampingi Ketua DPD LDII Sumenep Musaheri.
“PAUD Budi Luhur ini didirikan untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara,” terang Ketua DPD LDII Kabupaten Sumenep Musaheri
Ia menjelaskan, beridirnya PAUD Budi Luhur sebagaimana amanat peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2013 bahwa PAUD harus integralistik.
“Karena kita menyadari bahwa aset terbesar masyarakat yang sehat, cerdas, berkkarakter dann produktif untuk ikut serta memajukan bangsanya,” paparnya
Sebagaimana juga dikuatkan dengan Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan Nomor 29 Tahun 2009 yang mengaskan, PAUD harus memenuhi beberapa standarisasi.
Diantaranya, standar kritis, proses, pendidik, sarana dan prasarana, ruangan dan keuangan.
Kemudian sebagaimana yang disebutkan nawacita Gubernur Jawa Timur yang diharapkan setiap Desa diharuskan ada satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Ditambah lagi dengan jargon Kabupaten Sumenep “Bismillah Melayani” untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dari segi pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan.
“Pemerintah tidak main-main dengan pendidikan,” tegasnya
Selaras dengan delapan klaster DPD LDII Kabupaten Sumenep yang berkontribusi dalam kelembagaan bidang dakwah, ekonomi syariah, teknologi dan terpenting yakni ketahan pangan.
Maka dari itu, kata dia, pihaknya memantapkan niat untuk mendirikan satuan pendidikan yang bertujuan untuk memupuk pelajar yang berakhlakul karimah yang tentunya didukung dengan keterampilan yang berbasis ilmu pengetahuan teknologi dan data.
“Yang terpenting lagi pendidikan yang produktif dan melayani sebagaima yang diinginkan Bupati Sumenep,” katanya. (Upek)


