SURABAYAONLINE.CO – Dalam rangka meningkatkan kompetensi wartawan dalam bidang jurnalistik dan keorganisasian, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur mengadakan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian PWI Jawa Timur Angkatan I-2022 yang diadakan pada Senin (14/3) di Ballroom Gedung PWI Jawa Timur di Surabaya.

Sebanyak kurang lebih seratus orang wartawan yang menghadiri orientasi tersebut dibekali pengetahuan lebih mendalam tentang keorganisasian dan kewartawanan. Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim membuka acara tersebut dan berharap dengan adanya OKK ini PWI mampu menjaring wartawan-wartawan baru sehingga mau bergabung dengan PWI serta mempertajam kualitas dan kompetensi masing-masing.

Machmud Suhermono selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jatim memaparkan tentang perlunya wartawan mendalami Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) agar produk jurnalistik para wartawan ini memiliki nilai empati dalam melindungi data diri anak yang berhadaapan dengan hukum demi menjaga kelangsungan hidup anak yang diberitakan tersebut di masa depan.

Machmud juga meminta wartawan agar lebih hati-hati dalam menuliskan detail data anak-anak yang berhadapan dengan hukum.

“Detail yang bisa dibeberkan paling rinci adalah kecamatan di mana anak tersebut tinggal atau di kecamatan mana mereka bersekolah” tutur Machmud.

Dalam kesempatan yang sama, Djoko Tetuko, Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Timur, menjelaskan tentang Kode Etik Jurnalistik yang dinilai Djoko dalam pelaksanaannya masih banyak kekurangan yang dilakukan para wartawan. Tak hanya itu, Djoko juga memaparkan tentang Kode Perilaku Jurnalistik PWI Jawa Timur.

Terakhir, Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jawa Timur Wahyu Kuncoro memaparkan tentang perlunya peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan. Ia juga berbagi tips dan kisi-kisi tentang apa saja yang dibutuhkan wartawan untuk menghadapi UKW.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version