SURABAYAONLINE.CO – Hiperglikemia merupakan kondisi saat kadar glukosa dalam tubuh melonjak atau meningkat. Kondisi ini memang biasanya terjadi pada penderita diabetes. Diabetes adalah penyakit yang menyebabkan gula darah seseorang menjadi sangat tinggi. Hal ini dapat menyebabkan sejumlah komplikasi. Maka itu, penderita diabetes harus mengontrol gula darah mereka.
Glukosa, sumber energi utama pada tubuh, diperoleh dari makanan yang kita makan. Pankreas memproduksi hormon insulin yang membantu mengangkut gula dalam darah ke sel-sel tubuh. Pada orang dengan diabetes tipe 2, pankreas tidak cukup memproduksi insulin atau kinerja insulin tidak efektif sehingga sel-sel tubuh tidak bisa menyerap gula dari darah. Akibatnya, glukosa menumpuk di darah dan menyebabkan lonjakan gula darah.
Penderita diabetes harus terus berkomunikasi dengan dokter. Dokter akan memberikan instruksi-instruksi jelas tentang dosis obat, asupan makanan, aktivitas, dan bagaimana cara mengecek kadar gula darah di rumah. Mengikuti instruksi-instruksi dokter penting untuk mencegah lonjakan gula darah.
Penderita diabetes disarankan rutin melakukan cek kadar gula darah terutama pengguna isnulin. Nanti akan ketemu polanya, misalnya kalau lonjakan gula darah terjadi setiap pagi, atau setelah makan suatu makanan. Kalau begitu, penderita diabetes lebih baik menghubungi dokter untuk membicarakan tentang penyesuaian dosis insulin.
Nahh apa aja gelaja awal hiperglikemia? Yang pertama adalah rasa haus yang terus menerus, kemudian sangat sering buang air kecil, hal ini uga mengganggu pandangan mata disertai dengan sakit kepala. Kalau Kamu mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya langsung melakukan pengecekan gula darah dan menghubungi dokter jika hasilnya tinggi.
Lalu, kamu udah tau belom kalau ternyata lonjakan gula darah gak cuman karena makanan? Apa aja sih? Yukk disimakk!!!
- Pola Tidur Yang Salah
Hal pertama yang sangat berpengaruh kepada kesehatan penderita diabetes adalah pola tidur yang salah. Sebuah penelitian pada pria Jepang menemukan bahwa mereka tidur kurang dari 6,5 jam memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami lonjakan gula darah. Maka itu, tidur cukup dan berkualitas sangat penting bagi para penderita diabetes.
- Merokok
Secara langsung meningkatkan kadar gula darah, namun mempersulit tubuh untuk menjaga agar kadar gula darah tetap stabil. Maka itu, penderita diabetes yang perokok harus menghentikan kebiasaannya tersebut.
- Obat-obatan
Beberapa obat seperti kortikosteroid, diuretik, dan sejumlah obat tekanan darah tinggi serta antidepressan dapat meningkatkan kadar gula darah. Penderita diabetes harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi salah satu obat tersebut.
- Jarang Berolahraga
Olahraga penting untuk membantu menormalkan kadar gula darah. Saat tubuh melakukan aktivitas fisik, maka tubuh akan menggunakan gula di otot sebagfai energi. Namun, waspada untuk tidak berolahraga terlalu berat karena akan meningkatkan risiko hipoglikemia, yaitu kondisi di mana kadar gula darah sangat rendah, di bawah 70 mg/dl. Hipoglikemia sangat berbahaya sehingga selama berolahraga penting untuk memantau kadar gula darah.
Udah tau kan penyebab gula darah bisa melonjak tinggi? Yuk mulai menerapkan hidup sehat dengan menghindari hal-hal diatas!! (Windi)


