9 Anggota Nasdem Amanat DPRD Gorontalo Tolak Pengadaan Mobil Dinas Yang Dianggarkan Oleh Pemda

SURABAYAONLINE.CO – GORONTALO – Sebanyak sembilan anggota Fraksi Nasdem Amanat DPRD Gorontalo melakukan walk-out dalam rapat Paripurna DPRD Gorontalo pada Senin 23 Agustus.

 

Mereka menolak perubahan APBD Pemerintah Daerah Gorontalo yang menganggarkan nominal Rp 2.8miliar untuk pembelanjaan mobil dinas pimpinan DPRD Gorontalo.

 

Yuriko Komaru Ketua Fraksi Nasdem Amanat DPRD Gorontalo menilai revisi anggaran ini tidak semestinya dilakukan oleh Pemprov karena dana tersebut bisa dialokasikan untuk penanganan Covid-19 di Gorontalo. Selain itu ia menambahkan bahwa ada anggaran senilai Rp 15miliar yang akan dibelanjakan Pemprov untuk membeli lahan guna pembangunan Islamic Center.

 

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Mohamad Kris Wartabone menegaskan bahwa DPRD sudah menolak dengan tegas dari tahap awal RAPD 2021 menolak pembelanjaan untuk tanah Islamic Center dan mobil dinas pimpinan DPRD.

 

“Menolak (anggaran mobil dinas). Alasan pemerintah adalah itu bukan hanya mobil hak pimpinan DPRD, tetapi hak mereka (Pemprov) harus memenuhi anggaran mobil dinas baru itu” ujar Kris.

 

Fraksi Nasdem Amanat menilai belanja mobnas dan tanah pembangunan masih bisa ditunda dan dibahas dalam rapat RAPBD tahun depan sehingga anggaran dana senilai Rp 17,8miliar itu bisa digunakan Pemprov Gorontalo untuk penanganan warga terdampak Covid-19 yang mana secara ekonomi sudah membuat ribuan pelaku usaha terpuruk.