surabayaonline- Angel Makaloe, adalah salah satu desainer yang serba bisa, terutama dalam merancang busana extra size (bertubuh gemuk)

Sudah banyak event bergengsi yang diikuti oleh Angel.

Angel Makaloe, saat ditemui di Warung Cak Blangkon Balas Klumprik

“Lebih banyak event di luar negri, dari pada event di Indonesia, tapi lupa aku, gak bisa sebutkan satu persatu ya” ujar Angel sambil mengingat event apa saja yang pernah diikuti

Seperti Miss Ambasador Plus Size Maleysia, Best Bridal For Miss Plus Size,  Kagumi (Ikatan Wanita Gemuk Indonesia), Expo Koperasi, UMKM dan event- event lainnya.

Shabrina Meidita dengan gaun rancangan Angel Makaloe

Dalam merancang busana
Angel selalu pertimbangkan bentuk tubuh pemakai.

Hal ini disebabkan bentuk tubuh orang itu berbeda beda, sehingga konsep busana dan ukurannya harus disesuaikan dengan bentuk tubuhnya.

“Ada yang customer datang minta dibuatkan busana mini, saya bilang sebaiknya jangan, karena nanti kamu kelihatan pendek” jelas Angel

Semua style busana saya kerjakan semua, namun saya lebih sering mendesign style formal, casual dan sport

“Rata-rata customer yang datang ke saya adalah pria dan wanita, remaja dan dewasa, antara 15 sampai dengan 35 tahunan” ujar Angel

Untuk proses pengerjaan busana Angel bisa menyelesaikan dalam waktu satu hingga 2 bulan tergantung tingkat kesulitan.

“Bila ada payet, bisa dua bulan untuk mengerjakannya” Imbuh Angel

Disinggung tentang rancangan busana yang dikenakan oleh beberapa peserta Top Model Indonesia, Jatim yang diadakan baru-baru ini, Angel mengatakan bahwa konsepnya adalah batik yang bernuansa keindahan Gunung Bromo

“Batik yang dikenakan beberapa model untuk peserta Top Model  Indonesia, warnanya jreng seperti Ungu, biru, hitam sesuai dengan keindahan bromo, sedang stylenya adalah casual outdoor” kata Angel.

Sedangkan Desainer yang akan dibahas dibawah ini mempunyai keterbatasan dalam komunikasi atau mengalami disabilitas dalam pendengaran, namun desainer yang satu ini tidak bisa diremehkan, dia adalah Ega Mahardini Cindy Martina Hesty, yang sering disapa Ega.

Ega (kiri) sesi foto di Bebek Tepi Sawah

Ega sejak terjun ke dunia desainer sudah banyak karya- karya yang telah dibuatnya, bahkan beberapa karyanya memenangkan kejuaraan, sebagai contoh adalah Juara 3 lomba Drapping di Grand City pada tahun 2019. Juara 1 Drapping pesta di Ciputra World, Juara 2 lomba Casual Tropical Fashion Week di Grand City Surabaya dan masih banyak kejuaraan lain yang telah dimenangkan oleh Ega

Bahkan disaat pandemi, Ega tetap giat berkarya, bahkan membuat terobosan yaitu membuat baju dengan Desain New Normal.

Saat ini Ega punya usaha yang diberi nama EMD Fashion (DiSut)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version