Debat Kandidat Cabub-Cawabub Sumenep 2020, Paslon Nomer Urut 2 Akan Meratakan Pembangunan Desa

SURABAYAONLINE.CO-Sumenep, Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati nomer urut 2 RB Fattah Jasin dan KH Ali Fikri. Menyampaikan visi dan misinya pada saat mengikuti debat kandidat pada senin malam tanggal 10/11/2020.

Paslon nomer urut 2 ini dalam penyampain nya memiliki visi Sumenep barokah dengan memakmurkan masyarakat Sumenep dan melakukan pemerataan pembangunan di tingkatan Desa. Hal itu yang akan ia lakukan ketika mandat rakyat Sumenep pada kontestasi Pilkada Sumenep Desember 2020 mendatang di berikan kepada dirinya dan pasangan nya KH Ali Fikri untuk menahkodai Kabupaten Sumenep

“Kami bersepakat akan mewujudkan sumenep barokah dengan memakmurkan desa dan meratakan pembangunan,” Jelas Fattah Jasin saat mengikuti debat kandidat Selasa malam tanggal 10/11/2020

Untuk mencapai visi nya tersebut, Fattah Jasin akan melakukan beberapa langkah-langkah strategis yang tertuang dalam 5 misi nya yaitu pembangunan infrastruktur sebagai sarana pendukung untuk meningkatkan produktifitas wilayah, pengembangan ekonomi kerakyatan, meningkatkan sumber daya Manusia, selanjutnya ia menjelaskan situasi sosial masyarakat Sumenep yang memiliki kultur Keraton maka ia menegaskan akan mewujudkan masyarakat Sumenep yang relegius dan yang terakhir untuk meningkatkan pelayanan publik dirinya akan melakuan Reformasi Birokrasi. Hal itu ia sampaikan sekaligus sebagai upaya menjawab problem yang ada

“Visi tersebut kami ingin capai melalui 5 misi, sekaligus untuk menjawab tantangan dan masalah yang ada,” Jelasnya

Fatta Jasin dan KH Ali Fikri juga memiliki 9 program prioritas yang bersifat integral dengan visi dan misinya. Sembilan program prioritas utu di sampaikan Fattah Jasin di antaranya program Sumenep akses, Sumenep berdaya, Sumenep agro, Sumenep kerja, Sumenep bangkit , Sumenep cerdas dan sumenep harmoni.

Ia juga menyampaikan bahwa visi dan misi yang di bawanya merupakah hasil dari analisis komperhensif, yang berbasis dari data yang kuat. Hal itu menurutnya sangat lah penting di lakukan karena visi dan misi merupakan dokumen perencanaan. Selain itu menurut Fattah Jasin agar dapat melihat secara tepat apa yang menjadi kendala dan peluang (Opportunity) yang ada di Kabupaten Sumenep selama ini baik yang ada di Daratan maupun Kepulauan.

“Karena visi dan misi merupakan dokumen perencanaan, maka kami tentu harus cermat melihat bahwa dokumen perencanaan itu harus mempunyai basis data yang kuat, sehingga dapat melihat potensi besar Kabupaten Sumenep, juga kekurangan dan peluang (Opportunity) kira-kira kendalanya apa selama ini” tegasnya Menjelaskan. (Thofu)