SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Seorang pejabat utama Pemkab Gresik, HS, menjadi pejabat eselon II pertama yang terkonfirmasi Positif Covid-19 di jajaran Pemkab Gresik.

Pelaksana Harian Koordinator Satuan Gugus Tugas Covid 19, M. Nadlif membenarkan adanya kasus tersebut.

“Untuk sementara ruangan asisten dilockdown hingga batas waktu yang tidak ditentukan, seluruh staff asisten Work From Home (WFH) sambil karantina mandiri di rumah,” ujar Nadlif.

Selain itu, ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Gresik ini, seluruh staf asisten drapied tes. Hal ini juga diberlakukan pada 2.000 lebih ASN di Gresik.

Kekhawatiran Nadlif terkait penularan Covid 19 di lingkungan Pemkab Gresik bukan tanpa alasan, pasalnya, mantan Kepala Inspektorat tersebut merupakan pejabat yang aktif dalam berbagai kegiatan penanganan Covid 19.

Ternyata HS, warga Rungkut Surabaya ini tidak sendirian. Di luar komplek kantor bupati ada beberapa pejabat eselon III dan IV, yang juga harus menjalani karantina mandiri. Langkah lain yang dilakukan pemkab adalah, memberlakukan WFH untuk staf di seluruh kantor instansi pemerintah hingga tingkat kecamatan bahkan kelurahan.

“Mulai Jumat ini, diberlakukan WFH bagi staf selama 14 hari. Hanya camat, Sekcam dan pejabat tertentu yang tetap masuk kerja. Inj nerlaku di semua kecamatan dan kelurahan desa,” ujar seorang staf Kecamatan Kebomas.(san)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version