KADIN Kota Malang Launching Pasar Digital (E Pasar)

SURABAYAONLINE.CO, Malang (Jatim) – KADIN (Kamar Dagang Dan Industri ) kota Malang meluncurkan satu program baru berupa market digital yang bernama E Pasar.

Menurut ketua KADIN kota Malang Edy Wahyono kepada awak media seusai acara Soft Launching program E Pasar yang berlokasi di depan pasar Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen kota Malang (04/07/2020) menyatakan, “E Pasar ini merupakan salah satu program yang dibuat KADIN yang merujuk pada anjuran pemerintah untuk Stay At Home karena efek covid-19

Tujuan E Pasar sendiri adalah mempermudah masyarakat untuk bisa berbelanja dan berjualan dengan menggunakan sistem komunikasi yang modern diharapkan dengan adanya E Pasar ini bisa mempermudah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan belanja hariannya dengan cara yang aman dan mudah.

Karena aplikasinya begitu mudah diakses oleh masyarakat sebagai pembeli maupun pedagang melalui Google Play Store di handphone yang berbasis android maka diharapkan jangkauan market dari E Pasar ini bisa mencakup semua pedagang yang ada di pasar-pasar di Kota Malang sehingga para pembeli tidak lagi kesulitan mencari lapak langanannya di pasar konvensional tapi mereka juga dengan mudah dapat menemukannya di pasar digital melalui E Pasar selain itu karena ini pasar digital secara otomatis bisa berjalan selama 24 jam dengan harga dan jenis barang yang bersaing di pasaran.

Dalam E Pasar sendiri posisi KADIN adalah mendukung dan memberikan pendampingan pemberdayaan pada masyarakat agar ekonomi masyarakat dapat meningkat walaupun saat ini kondisi ekonomi secara global memang sulit karena efek pandemi,” terangnya

Sementara dari DPRD kota Malang salah satu anggota Komisi B DR.Jose Rizal menyatakan bahwa pada dasarnya dewan mendukung serta memberi apresiasi terhadap program yang dilaksanakan oleh KADIN kota Malang dan berharap kedepan program ini bisa merangkul semua pedagang di seluruh kota Malang dan mampu untuk meningkatkan pendapatan serta ekonomi masyarakat melalui program pasar digital E Pasar.

Walaupun sudah banyak perusahaan yang berbasis digital melakukan program yang sama terlebih dahulu akan tetapi kalau harga dan layanannya lebih mudah dengan jumlah dan harga barang yang lengkap serta lebih murah maka tentunya masyarakat pengguna belanja digital akan lebih memilih bertransaksi melalui aplikasi ini dibanding dengan aplikasi lainnya apalagi progaram ini langsung di pandegani oleh orang Malang sendiri tentunya lebih memahami kemampuan dan kebutuhan yang di perlukan oleh warganya.(Hermin/Red)