SURABAYAONLINE.CO, Blitar-Seiring dekatnya Lebaran, penjagaan di dua perbatasan wilayah Kabupaten Blitar penjagaan diperketat oleh Pasukan Gabungan dari unsur Polri/TNI, Dins.Hub. Satpol.PP dan team Kesehatan Gugus Penanggulangan Corona dengan tujuan antisipasi tersebarnya Virus Corona.

Dua perbatasan itu masing masing terletak di Desa Krisik Kec.Gandusari yang menghubungkan Kab.Blitar dan Malang dari Utara, untuk wilayah Timur di Desa Selorejo Kec.Selorejo kab.Blitar.
Penjagaan di dua titik yang sudah ada awal Bulan Mei laku ini untuk melarang pendatang dari luar kota untuk masuk ke wilayah Kab./Kota Blitar.

Menurut Kàpolres Blitar melalui Kasat Lantas Polres Blitar AKP.Yopy Anggi Krisna S.IK membenarkan atas pengetatan masuknya Kendaraan yang akan masuk wilayah kabupaten maupun Kota Blitar pada dua titik perbatasan, dengan cara disuruh balik arah kembali dari tujuan semula.

“Memang sudah sejak Minggu (10/5) kemarin kita memperketat masuknya kendaraan yang mau menuju Blitar, apa lagi jelang Lebaran, dengan cara mengembalikan kendaraan roda dua maupun empat selama bencana non alam ini.” Tegas AKP.Yopy di perbatasan Selorejo kepada awak Media (Senen 11/5) siang.

Dalam catatan yang ada di perbatasan Selorejo dan Desa Krisik yang diterima Satuan Lalulintas Polres Blitar ada ratusan kendaraan baik roda empat maupun roda dua, di suruh balik arah, dengan rincian kendaraan roda empat Pribadi dan Umum serta kendaraan roda dua.

Untuk perbatasan Selorejo dan Perbatasan Desa Krisik sejak Minggu (10/5) sampai Senen (11/5) pukul.13.00 yang di suruh baik arah ada 226 Ranmor ruda dua, untuk Ranmor roda 4 ada 285 yang terbagi Ranmor pribadi dan Ranmor Umum.

“Betul itu jumlah sampai siang ini (Senen 11/5) yang kita suruh putar balik ke arah Malang di dua perbatasan, sesuai dngan Pola Physical Distancing maupun Social Distancing, apa lagi jelang Hari Raya lusa, selain Truk bermuatan Sembako dan BBM yang kita perbolehkan masuk wilayah Blitar.” Kata AKP.Yopy kepada wartawan yg ikuti kunjungan di Perbatasan Selorejo.

Masih menurut Perwira Polisi dengan tiga balok kuning di pundaknya ini,menyampaikan warga Blitar yang dari arah Malang dan bekerja dengan pulang balik, dilakukan Rapid test.

“Jadi kita teliti dan periksa secara cermat, apakah benar mereka kerja di Malang dan pulang lagi ke Blitar (PP). Sejak Minggu sampai saat ini ada 226 Ranmor roda dua dari arah Malang kita kembalikan, 285 Ranmor roda 4 pribadi dan 4 Ranmor 3 Umum,termasuk dari Perbatasan Krisik Gandusari.” ulas AKP.Yopy mendampingi Kapolres Blitar AKBP.Ahmad Fanani.

Untuk pengetatan penjagaan ini akan terus berlangsung sampai ada keputusan resmi dari.pemerintah terkait Virus Corona dinyatakan berakhir.

“Kita dan seluruh aparat Pemerintah baik TNI / Polisi dan petugas Gugus pencegahan Virus Corona akan terus melaksanakan kegiatan ini sampai ada keputusan resmi dari Pemerintah atas dampak Corona ini.” PungkasAKP.Yopy.(Ari)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version