Di Tengah Pandemi Virus Corona, Warga Kabupaten Blitar Dikagetkan Tewasnya Warga Usai Pesta Miras Oplosan

SURABAYAONLINE.CO, Blitar-Pihak Pemda Kab.Blitar, TNI/POLRI berusaha keras meredàm tersebarnya Viris Corona di wilayahnya dengan berbagai upaya, tapi hal itu tidak di gubris oleh segelintir orang di Desa Plosorejo dan Desa Rejowinangun Kec.Kademangan Kabupaten Blitar, nyatanya sekelompok orang sekitar 9 orang melakukan Pesta miras Oplosan pada Sabtu (2/5) di dua tempat yang berbeda, seperti di rumah Rumah Mnr.43 salah satu warga desa Rejowinangun dan anaknya ditemani tiga orang lainya sedanģ menggelar pesta Miras Oplosan sejak Sabtu 2/5 dan berakhir sampai Minggu dini hari.

Pesta Miras ini mengakibatkan 2 orang mninggal dunia yakni Mr 43 dan Aw 45 yang meninggal pada Minggu pagi sedang anaknya kritis sampai sekaràng dirawat di RS.Medika.
Sementara di tempat berbeda tepatnya di rumah salah seorang warga Desa Plosorejo Kec.Kademangan juga menggelar pesta Miras, informasi di masarakat 5 meninggal dunia di antaranya 3 meninggal dunia sedang 2 lainya meninggal saat di rawat di Rumah sakit.

Peristiwa yang menggemparkan di wikayah Kabupaten Blitar ini di benarkan Kapolres Blitar AKBP.Ahmad Fanani Eko Pŕasetyo S.IK dalam keterangannya kepada wartawan saat melihat kondisi Korban yg di rawat di RS.Medika.

“Benar adanya laporan yang kita terima adanya orang meninggal karena Pesta Miras Oplosan di Wil.Kec.Kademangan, yg masuk laporan dari masarakat yang meninggal dua, sedang yang satu dng kondisi Kritis di rawat di Rs.Medika ini.terang AKBP.Ahmad Fanani pada Wartawan (Rabu 6/5) di RS.Medika.

Disinggung adanya lima korban lain yang meninggal dunia setelah pesta miras selain dua orang Mnr dan Ws, orang nomor satu di jajaran Polres Blitar ini menegaskan bahwa laporan yang di terima dari masyarakat hanya dua orang meninggal dunia sedang satu lainya dalam kondisi kritis, sedangkan yang lima korban tewas lainya pihaknya belum menerimaya.

“Laporan dari masyarakat yg meninggal dua orang dan yang satu kritis masih dalam perawatan di RS.Medika, sedang untuk yang 5 orang korban meninggal dunia lainya kita tindak lanjuti dan di lakukan penyelidikan atas informasi tersebut, jadi kita jangan mengada ada, jelas kalau benar 5 korban meninggal bersamaan itu juga akan kita lakukan Outupsi seperti dua orang tadi (Mr dan Aw.). ” Papar AKBP.Ahmad Fanani di dampingi Kasat Reskrim AKP. Doni Kristian serta anggota Muspika Kec. Kademangan dan aparat dari dua Desa Plosorejo dan desa Rejowinangun.

Seperti diketahui para korban pesta Oplosan Miras ada di dua tempat berbeda yaitu di Desa Rejo Winangun dan Desa Polosrejo, Kec.Kademangan sedang untuk miras oplosan itu di beli dari sebuah Warung milik L. 37 warga Desa Plosorejo, kini L sudah di amankan di Polres Blitar untuk nenjalani pemeriksaan, termasuk sisa sisa Miras yg di jual telah di sita Polisi.

“Kita telah mengamankan L penjual miras tersebut, selanjutnya guna pemeriksaan, apakah Miras yg di jual itu hasil racikanya sendiri atau membeli Miras dalam keadaan sudah jadi, sementara tempat untuk jualan miras sudah kita beri Police line, juga menyita beberapa botol tempat Miras, juga memeriksa saksi saksi.,” Pungkas AKBP.Ahmad Fanani.(Ari)