SURABAYAONLINE.CO-Blitar.Seorang pemuda bernama Edi Wahyudi (24) warga Dusun Jetak Desa Bajang Kec.Mlarak Kab.Ponorogo hilang di duga terseret arus Sungai Brantas yang terletak di Dusun Mojo, Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, sekitar pukul 14.00 Wib, Rabu (27/11/2019), sampai saat ini (Kamis 28/12) petugas Kepolisian bersama BPBD Kab.Blitar masih melakukan pencarian dngan penyisiran sepanjang S.Brantas.
Pemuda berusia 24 tahun itu menurut sejumlah saksi mata yang merupakan pemancing ikan di S.Brantas menyebutkan bila melihat seseorang (korban) sedang mandi kemudian terseret arus air di Sungai Brantas sekitar pukul.14.00 WB.
Melihat sosok pria yang akhirnya di ketahui identitasnya telah terseret air, para saksi lalu memberitahukan orang yang berada di seberang sungai, guna memberi pertolongan, karena gagal mmberikan pertolongan akhirnya di laporkan ke Polsek Sanankulon.
“Ada tiga orang yang melihat korban berenang. Saat kejadian, para saksi sedang memancing di seberang sungai kemudian melihat korban terseret air dan sempat muncul ke permukaan sambil menyemburkan air,” kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP.Heri Sugiyono.SH.”
Atas laporan tersebut petugas Polsek menuju lokasi, sejumlah anggota Polsek Sanankulon hanya menemukan tas milik diduga korban. “Ketika anggota Polsek Sanankulon di tkp menemukan sebuahTas berisi pakaian dan identitas di duga milik korban.” tambah Akp.Heri.
Setelah sempat dilakukan pencarian korban dengan menyisir tepi sungai,namun tubuh korban tidak terlihat lagi.
“Yang pasti identitas korban sudah kami temukan dan kami sudah menghubungi keluarganya di Ponorogo,” ungkap Akp.Heri lagi
Guna pencarian korban pihak Polres Blitar kota dan Polsek Sanankulon saat ini telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar serta Basarnas Pos SAR Trenggalek.
Pantauan di lokasi, aliran air Sungai Brantas memang cukup deras. Terdapat pusaran air di titik korban diduga berenang dan terseret air.
“Setelah kita koordinasi dengan Pihak keluarganya di Ponorogo bersama Polsek Mlarak, di akui identitas itu milik korban, menurut keluarganya pemuda tersebut pernah di rawat di RSJ.Malang, Tandas Kasat Reskrim yang akrab dengan wartawan ini.
Sementara proses pencarian korban hingga kini masih terus di lakukan oleh Polisi dan BPBD Kab.Blitar.
Informasi beberapa menit lalu korban telah di temukan dng kondisi meninggal dunia..tak jauh dari lokasi tenggelamnya.Di temukanya korban di benarkan oleh Kapolsek Sanankulon Akp.Agus Tri Susetyo melalui saluran telepun. “Benar sekitar 25 menit tadi korban di temukan tidak jauh dng tenggelamnya korban, selanjutnya kita rujuk ke RS.Mardiwaluyo.” Kata Akp.Agus Tri.(ari)


