Ari Lamar Anindya saat Acara Bagi Takjil, Kapolresta BlitarJadi Saksi.

SURABAYAONLINE.CO-Di tengah gempita bagi takjil gratis yang digelar Polres Blitar Kota, ternyata juga membawa berkah bagi pasangan Ari Nugroho (22) dan Anindya Marzeta (27) yang melakukan prosesi lamaran di ruang dan waktu yang bersamaan.

Memang pada Sabtu, (25/05/2019) sore, Polres Blitar Kota mengadakan bagi takjil gratis kepada pengendara yang melintas di depan Mapolres Blitar Kota, atau di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 17, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Acara bagi takjil itu, Polres Blitar Kota bertandem dengan komunitas atau klub kendaraan roda dua dan roda empat di Blitar. Seperti salah satu komunitas yang ikut yakni, klub ACC (All Car Club) Blitar, dimana klub mobil ini merupakan klub yang menaungi Ari Nugroho dam Anindya Marzeta.

Awalnya kegiatan pembagian 2.000 takjil gratis ini berjalan normal, sejumlah petugas kepolisian dan komunitas motor dan mobil saling bahu membahu membagikan takjil kepada masyarakat atau pengendara yang tengah melintas. Arus lalu lintas cukup ramai lancar dan kondusif. Acara berlangsung meriah ditambah hiburan musik dangdut electone yang akrab ditelinga masyarakat.

Namun begitu pembagian takjil mendekati paripurna, Ari Nugroho yang sebelumnya ikut membagi takjil, bergegas menuju pemandu electone untuk meminta dimainkan lagu Janji Suci milik Yovie and the Nuno. Seluruh yang hadir sama sekali tidak ada yang mengetahui, ada apa sebenarnya tiba-tiba lagu beralih dari lagu dangdut koplo ke lagu romantis.

Hanya saja, ketika Adi menyumbangkan suaranya membawakan lagu milik Yovie itu di depan kekasihnya seraya menunduk dihadapan sang kekasih, orang-orang yang ada di lokasi langsung mengalihkan perhatiannya kepada aksi Adi Nugroho yang dibilang cukup berani itu.

Bagaiamana tidak, disaksikan langsung oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar di dampingi istri dan ibu ibu Bayangkari yang kebetulan keberadaanya disamping aksi Adi tersebut, nampak orang nomor satu di jajaran kepolisian Blitar Kota itu memberikan semangat kepadanya. Seluruh ibu Bhayangkari dan sejumlah orang yang disana langsung mengabadikan momen spesial Adi dan Andindya melalui ponsel masing-masing.

Suasana penuh haru bercampur romantisme semakin menyeruak, tatkala Adi mengeluarkan cincin yang masih terbalut kotak merah berbentuk hati dari saku celananya. Gemuruh sorak sorai orang yang melihatnya semakin pecah. Anindya yang menerima surprise dari lelakinya itu sama sekali tak menyangka akan menerima momen terbaik dalam hidupnya.

Dengan penuh keyakinan dan hati besar, sambil masih menyanyi lagu Janji Suci, ditengah-tengah lagu romantis itu Adi sambil memengang tangan Anindya berkata ‘Maukah kau menikah denganku ?’ begitu Adi mengucapkan kata itu, wajah Anindya nampak kemerah-merahan penuh senyum bahagia tak terhingga, sampai dia akhirnya membalas pertanyaan kekasihnya dengan kata ‘Aku mau, aku yakin sama kamu’, sontak hentakan teriakan histeris orang yang ikut menyaksikannya tak terbendung.

Menyaksikan itu, Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira ikut terharu dan bangga, selain mendapati acara institusinya berjalan lancar, ternyata ditengah acara yang ia helat membawa berkah kebahagiaan yang dialami Adi dan Anindya yang melangsungkan prosesi lamaran yang tidak diduga banyak orang.

“Alhamdulillah pembagian 2.000 takjil gratis bersama komunitas roda dua dan roda empat berjalan sangat sukses. Namun, tadi ada momen spesial yah, ada salah satu anggota komunitas yang melangsungkan lamaran. Saya ikut bahagia sekali, dan itu momen yang sangat spesial bagi kami dan mereka berdua,” papar Adewira Negara Siregar, saat dikonfirmasi awak media seusai giat bagi takjil gratis, perihal momen lamaran dadakan itu.

Sementara dihubungi terpisah, Anindya Marzeta kepada wartawan mengaku tak bisa berkata apa-apa pasca dilamar sang kelasih yang tergolong dadakan tanpa rencana khusus itu yang disaksikan ratusan orang. Tetapi, dia mengaku bahagia dengan perlakuan kekasihnya yang super nekat itu dan dia menghargai perjuangan calon suaminya itu.

“Gak tahu sama sekali kalau dia mau melamar aku di situasi kayak gini. Terharu yah, bersyukur juga dia berusaha buat meyakinkan kalau dia serius sama aku,” aku dia kepada wartawan.

Sejoli yang menjalani masa pacaran baru berjalan dua bulan ini, mengaku akan melangsungkan pernikahan setelah hari raya lebaran tahun ini. Anindya juga menandaskan, dulu bisa kenal dengan kekasihnya dikenalin sama teman-temannya dari sesama komunitas. Kemudian merasa cocok dan nyaman, dia menerima Adi sebagai calon pendamping hidupnya.

“Dulu dikenalin sama temen. Kita awalnya sama-sama single. Tapi saya nyaman, akhirnya pacaran juga,” papar wanita asal Garum, Kabupaten Blitar itu yang akan dinikahi Adi Nugroho, warga Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar ini.(ari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *