“Kota Kediri akan Bebas dari Rentenir”

SURABAYAONLINE.CO-Sekitar 50 orang dari Paguyuban PKL Kota Kediri Rabu (14/2) beretmpat di Jl Sriwijaya No 84 kediri mendapat pencerahan bagaiamana menjadi seorang pengusaha yang tangguh. Tampi sebagai pembicara adalah Maxmillian Wienardi N SE MM.

Dalam tatap muka itu Max menjelaskan bahwa modal yang banyak dikeluhkan itu bukan persoalan utama. Melalui PT Universal karya Indonesia (BeliBisnis.com) pengusaha kecil tidak usah takut untuk mengembangkan usaha.

Jpeg

“Jika bapak ibu sekalian sudah punya jalur sebagai suplier, maka kami akan `memodalinya’. Caranya jika komoditi bapak ibu sudah terkirim ke pemesan, bapak ibu tidak usah menunggu kapan duitnya dibayarkan, karena kamilah yang akan membayar tunai pada bapa-ibu sekalian,” katanya.

Usai pertemuan, Rita, 40, warga Betet Kecamatan Pesantren mengatakan bahwa pertemuan itu membuka wawasannya. “Ini hal baru buat saya,” kata Rita. Ia datang mewakili anaknya yang berbisnis Ayam Saus Pedas.

Rita bersama sesama pengusaha kecil Mustafid pengusaha sayur segar, menilai dengan sistem seperti itu akan menjadikan Kota Kediri akan bebas dari rentenir.

“Selain itu dengan bisnis yang dikenalkan oleh pembicara asal surabaya itu tidak perlu modal, tidak perlu agunan, tidak ada tekanan (karena ditagih) dan tanpa bunga karena menggunakan sistem syariah,” kata Rita yang merupakan fans berat Pak Dokter kandidat Walikota Kediri. Acara ini diselenggarakan oleh Tim Relawan Pak Dokter(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *