Semen Gresik Bangun Fasilitas Air Bersih Rp 600 Juta di Rembang

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Semen Gresik, membangun fasilitas sarana air bersih untuk masyarakat di tiga desa sekitar pabrik Rembang, yakni Desa Kajar, Timbrangan dan Ngampel.

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Direktur Utama Semen Gresik Mukhamad Saifudin dan Bupati Rembang Abdul Hafidz, di Dukuh Jatimalang Desa Kajar Kecamatan Gunem.

Direktur Utama Semen Gresik Mukhamad Saifudin mengatakan, bantuan fasilitas sarana air bersih tersebut berupa fasilias pompa, pipanisasi dan tandon air dengan total biaya sebesar Rp 600 juta.

Lebih lanjut, Mukhamad Saifudin mengatakan, pembangunan sarana air bersih di tiga desa dengan jumlah penduduk 600 KK atau 1800 jiwa tersebut, dikerjakan mulai hari ini dan ditargetkan rampung dalam waktu 45 hari ke depan. Air berasal dari sumber air yang sudah ada di Desa Kajar dan Desa Ngembel, sedangkan untuk Desa Timbrangan berasal dari sumur bor warga.

Mukhamad Saifudin juga mengatakan, melalui bantuan infrastruktur sarana air bersih ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat utamanya untuk penyediaan pelayanan dasar masyarakat tentang air bersih, peningkatan kualitas kesehatan, meningkatkan budaya bersih di masyarakat, mengembangkan sanitasi lingkungan.
Untuk mewujudkan sarana air bersih dan sanitasi yang berkesinambungan, dibutuhkan pengelola sarana yang mampu mengelola, mengoperasikan dan memelihara sarana tersebut dengan baik.

“Maka nantinya pengelola tersebut kami serahkan kepada masyarakat melalui BUMDES yang sudah terbentuk, untuk pemerataan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mukhamad Saifudin.

Sementara Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, Pemkab Rembang sangat mengapresiasi atas bantuan yang diberikan Semen Indonesia, Bantuan ini membuktikan komitmen Semen Indonesia, untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Rembang menyadari bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Rembang cukup tinggi. “Adanya perusahaan diharapkan dapat menggerakkan potensi ekonomi dan mengurangi kemiskinan, saya berharap masyarakat dapat mendukung adanya industri di Kabupaten Rembang,” ujarnya. (san)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *